BebasBanjir2015

Tiga Tahun

Alex: Dalam Tiga Tahun Jakarta Bebas Banjir dan Macet!

Sumber:http://megapolitan.kompas.com/ 4 Maret 2012 

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin percaya diri maju dalam Pilkada DKI Jakarta, setelah didukung penuh oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Janji saya, Jakarta bebas banjir dan macet dalam waktu tiga tahun, kalau tidak saya mundur.

Alex Noerdin, Gubernur Sumatera Selatan. KOMPAS/DANU KUSWORO.

Saat memberikan sambutannya di Musyawarah Kerja Wilayah Dewan Perwakilan Wilayah PPP DKI, di Hotel Millenium, Jakarta, Minggu (4/3/2012) ia memaparkan sebagian program yang telah ia rencanakan untuk membangun Jakarta. Ia berjanji akan menuntaskan masalah macet dan banjir dalam waktu tiga tahun.

“PPP memilih, saya tidak mau disamakan dengan membeli kucing dalam karung. Janji saya, Jakarta bebas banjir dan macet dalam waktu tiga tahun, kalau tidak saya mundur,” ujar Alex.

Menurut Alex, masalah transportasi terjadi karena jumlah kendaraan yang menjamur di Jakarta. Termasuk karena masalah angkutan umum yang dirasa tidak aman dan nyaman lagi bagi warga DKI Jakarta. Selain itu, belum semua tempat dilewati jalur transportasi sehingga menyulitkan sebagian warga. Oleh karena itu ke depan kata dia, optimalisasi angkutan umum dan busway harus diterapkan.

Alex juga sudah mematok biaya sekitar Rp 7,04 triliun untuk membangun transportasi yang optimal di Jakarta. “Optimalisasi angkutan umum. Orang pergi ke titik awal perjalanannya membawa mobil dan dari situ menggunakan busway. Pak Sutiyoso dalam tiga tahun buat 10 koridor busway, Foke dalam lima tahun hanya 1 koridor. Ke depan harus optimal. Macet di Jakarta ini tidak mengenal hari,” jelasnya.

Sementara masalah banjir yang tak pernah terselesaikan di Jakarta kata dia terjadi karena ketika hujan, kurangnya daerah tangkapan air di hulu, adanya pendangkalan sungai akibat sedimentasi, kurangnya resapan air dan banyaknya bangunan di bantaran sungai. Semua masalah ini tutur Noerdin dapat diatasi dengan konservasi hutan, reboisasi di tengah kota dan mengatur aliran di hulu-hulu sungai.

“Saya punya program-program, tapi tidak saya tidak paparkan semua nanti ada yang meniru. Banjir dan macet akan saya selesaikan. Satu hari setelah pemilihan saya akan berikan secara lengkap program yang akan saya jalankan nanti,” kata Noerdin.

Terkenal memajukan bidang kesehatan di Sumatera Selatan, Noerdin mengatakan jika ia menjadi Gubernur DKI ia akan membangun sistem kesehatan lebih baik yaitu dengan membentuk 233 puskesmas, 34 pelayanan rawat inap dan 5 rumah sakit tanpa kelas. Ini kata dia penting untuk membantu memberikan bantuan pelayanan kesehatan warga terutama yang menengah ke bawah yang seringkali susah mengakses pelayanan kesehatan lebih baik.

“Kalau dulu orang selalu bilang, orang miskin dilarang sakit. Silakan sakit. Insya Allah setelah pemilihan juga, akan ada pelayanan kesehatan gratis, seperti yang saya lakukan di Sumatera Selatan,” tuturnya.

Semua program ini kata dia akan diselesaikan selama tiga tahun. Sementara, untuk masalah keamanan. Kata dia akan diselesaikan dalam kurun waktu satu tahun. “Bersama Haji Lulung, dipercayakan dalam waktu satu tahun, akan selesaikan masalah keamanan di Jakarta,” pungkasnya.

3 Komentar »

  1. Tiga tahun Jakarta bebas banjir, itu adalah hal yang tidak masuk akal. Pemecahan banjir di Jakarta sudah lama difikirkan, mungkin jaman Belanda dulu sebagian wilayah Jakarta yang kala itu disebut dengan Batavia sebagian wilayahnya masih dihuni oleh kodok, banjir besar sudah melanda Jakarta. Banyak cara dan antisipasi yang dilakukan oleh pemerintah Hindia Belanda termasuk di dalamnya memindah2 saluran yang ada saat itu. Hingga akhirnya tercetus masterplan penanggulangan banjir DKI Jakarta tahun 1973. Adalah sangat lucu banjir yang sudah difikirkan oleh ahli-ahli tentang air sejak jaman dulu mungkin sudah ratusan atau bahkan ribuan akan diselesaikan hanya oleh seseorang dalam 3 tahun.

    Komentar oleh Hadi — Juni 6, 2012 @ 8:59 pm

  2. Satu pertanyaan sederhaha yang bapak perlu jawab, bila Jakarta dikirim debit air sebesar +/- 1.000.000.000 m3 (perkiraan besarnya air yang menggenangi jakarta tahun 2007) apa yang akan bapak perbuat dengan 1 milyar m3 air tersebut

    Komentar oleh Hadi — Juni 6, 2012 @ 9:07 pm

  3. Jangan sampai seperti bapak katakan bahwa Jakarta perlu mencontoh Palembang “dalam diskusi Calon Gubenur” tiga hari kemudian dalam berita di TV diperlihatkan kota Palembang sedang direndam banjir.

    Komentar oleh Hadi — Juni 6, 2012 @ 9:10 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: