BebasBanjir2015

Perlu Langkah Spektakuler

Wagub : Diperlukan Program Oriented Agar DKI Bebas Banjir

Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto mengatakan diperlukan langkah spektakuler agar wilayah DKI Jakarta bebas banjir. “Harus ada program oriented untuk mengatasi banjir di wilayah Jakarta termasuk program penghijauan di sepanjang bantaran kali,” kata Wagub, disela pemantauan kesiapan mengantisipasi banjir di waduk dan pompa air Tomang Kelurahan, Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (2/11).

Wagub mengakui dalam melakukan langkah spektakuler mengantisipasi banjir di DKI Jakarta memang diperlukan anggaran. “Tapi membagi anggaran bukan seperti membagi kue, perlu ada plafonnya.”

Menurutnya, pendangkalan kali dan bangunan di atas bantaran kali harus segera di atasi melalui penertiban. “Harus ada program penghijauan di atas bantaran kali. Dan di sepanjang bantaran kali itu harus ditanami pohon-pohon agar tidak lagi didirikan bangunan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Wagub mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengatasi banjir di DKI Jakarta . “Mari kita kejar dan lakukan bersama-sama agar Jakarta bebas banjir,” ajaknya.

Wagub bersama sejumlah pejabat teras Pemprov DKI Jakarta didampingi Walikota Jakarta Barat, Haji Fadjar Panjaitan memeriksa kondisi mesin pompa air dan sarana pendukung lainnya. “Petugas waduk harus standby dan memperhatikan kondisi mesin pompa air. Jangan sampai ada kendala sekecil apapun yang yang tidak diketahui petugas,” imbuh Wagub.

Slamet (33) satu petugas di Waduk Tomang Barat mengatakan di waduk tersebut terdapat 10 unit mesin pompa air, semuanya dalam kondisi baik. Menurut dia, kendala utama yang dialaminya adalah sering terjadinya penumpukan sampah di waduk akibat rendahnya kesadaran warga membuang sampah sembarangan.

Untuk itu, sebelum terjadi penumpukan sampah, dia dan 8 petugas lainnya berupaya secepat mungkin membersihkan sampah-sampah itu. “Begitu terlihat ada sampah, langsung kita angkut, biar tidak menumpuk,” ujar Selamet.

Sementara itu, Kasudin PU Tata Air Jakarta Barat, Heryanto, mengatakan saat ini semua waduk di Jakarta Barat dalam kondisi baik dan stand by. Di Jakarta Barat sedikitnya terdapat belasan waduk besar maupun kecil, antara lain waduk Tomang, Grogol, Wijayakusuma (Jelambar), Bojong Indah (Rawa Buaya), Rawa Kepa dan Kota Bambu Utara.

Di masing-masing waduk minimal terdapat 4 unit mesin pompa air. Selain itu, sebanyak 23 mobil pompa air juga siap keliling wilayah sedangkan di setiap kecamatan harus standby 1 unit mobil pompa air itu.

Sebelum meninjau waduk Tomang di Tanjung Duren Utara Jakarta Barat, rombongan Wagub dari Provinsi DKI Jakarta juga meninjau pintu air Manggarai dan pompa air Setia Budi Barat Jakarta Pusat . Selain itu juga dijadwalkan meninjau pompa air Pluit, pintu air Marina , pompa air Ancol, pompa air Sunter Selatan dan Timur, saringan air di Perintis Kemerdekaan, pintu air Istiqlal dan pompa air Cideng Jakarta Pusat.

Liputan : Aji

Sumber: http://humas.barat.jakarta.go.id/Detail.php?key=00798

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: