BebasBanjir2015

02 Mimpi Kami tentang DAS

Mimpi Kami Tentang DAS

das0

30 Komentar »

  1. sangat bagus dan setuju atas mimpinya, btw sudah diajukan dan ditawarkan ke pihak2 yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan DAS Ciliwung…….atau …..

    Komentar oleh sukarjo — Februari 8, 2009 @ 7:31 pm

  2. Terima kasih Pak Karjo atas komentarnya.

    Mengapa kami mulai dari kumpulan mimpi-mimpi? Berbeda dengan pendekatan yang banyak dilakukan saat ini, yang menggunakan pendekatan problem solving approach, kami menggunakan pendekatan appreciative inquiry. Dengan pendekatan ini, aktivitas fasilitasi dimulai dengan mengapresiasi apa yang dimiliki oleh setiap komunitas dan kemudian menfasilitasi perumusan mimpi kolektif mereka. Penjelasan lanjut tentang hal ini bisa dilihat di https://bebasbanjir2025.wordpress.com/04-konsep-konsep-dasar/tentang-mimpi/.

    Kami sudah menawarkan pendekatan ini ke pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan DAS Ciliwung. Saat ini, dengan fasilitasi dari KLH, kami sedang memulai (maih tahap sangat awal) percontohan di tingkat komunitas RW perkotaan di DAS Ciliwung, Kota Depok. Yakni, untuk pemulihan kualitas air sungai dan sekaligus untuk pengendalian banjir. Kelak, mudah-mudahan, konsep ini bisa direplikasi di RW lainnya di seluruh wilayah DAS Ciliwung.

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — Februari 8, 2009 @ 11:41 pm

  3. Sangat luar biasa. Setuju pendekatan appreciative inquiry tepat untuk Indonesia.
    Saya sangat mendukung dan siap bekerja sama untuk wujudkan Impian tentang DAS CILIWUNG sebagai bagian dari visi Nusantara Jaya 2045.

    Salam,
    Marwah Daud Ibrahim

    Komentar oleh Marwah daud Ibrahim — Februari 17, 2009 @ 7:53 pm

  4. sangat inspiring.Sangat mendukung. Siap kerjasama untuk wujudkan impian Ciliwung bebas banjir 2015.

    Komentar oleh marwah daud ibrahim — Februari 17, 2009 @ 8:06 pm

  5. Setiap sungai memiliki karakteristik DAS tersendiri. Di tempat saya, sungai Siak dan kampar juga merupakan sumber banjir bagi kota dan desa sekelilingnya. Untuk mendapatkan data awal ciliwung sebagaimana slideshow yang digambarkan disini, perlu waktu berapa lama ? Saya berharap bisa berkontribusi ‘berbagi mimpi’ untuk penanganan DAS sungai siak dan Kampar di Riau.

    Salam,
    adhiemsumitro

    Komentar oleh adhiemsumitro — Februari 18, 2009 @ 1:27 pm

  6. Terima kasih Kak Marwah. Saya dan teman-teman baru saja memulai untuk merealisasikan mimpi-mimpi yang ada dengan pendekatan kawasan RW yang kami beri nama “Program RW Hijau.” Kami sedang mendisain untuk menjadikannya sebagai sebuah gerakan, yaitu Gerakan RW Hijau untuk Ciliwung Bersih dan Ciliwung BebasBanjir. Ujicoba pertamanya di DAS Ciliwung yang berada di Kota Depok. Insya Allah kami siap mendiskusikannya dengan Kak Marwah untuk kerjasama dalam rangka mewujudkan visi Nusantara Jaya 2045.

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — Februari 19, 2009 @ 9:54 pm

  7. Terima kasih Pak Adhiem Sumitro telah mengunjungi blog ini. Apa yang ada di slide adalah sekadar ilustrasi. Kami lebih menekankan pada upaya merealisasikan mimpi-mimpi itu melalui aksi kolektif lokal. Tantangannya adalah bagaimana setiap pemilik persil lahan (persil pertanian, persil permukiman, persil industri, dfsb) di DAS Ciliwung mau melakukan “sesuatu” di persil lahannya masing-masing yang berkontribusi pada penurunan debit puncak. Untuk itu perlu difasilitasi terbangunnya aksi-aksi kolektif skala lokal.
    Dengan blog ini kami berharap akan muncul banyak pihak (pemerintah, perguruan tinggi, LSM dan sebagainya) yang akan mengambil inisiatif untuk menfasilitasi terjadinya aksi-aksi kolektif skala lokal tadi.

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — Februari 19, 2009 @ 10:11 pm

  8. Sdr. Sahroel Polontalo,
    Menemukan “mimpi” Saudara dari web Sdr. Marwah. Mimpi indah ini memang masih mimpi, tetapi semua sepertinya bisa terlaksana dengan baik bila semua orang mengulurkan tangan untuk melakukan bersih lingkungan di rumah masing2. Paling tidak dimulai dengan penerapan Mimpi Nomor 20.

    “Mimpi” saudara akan saya “promosikan” ke teman2 dan keluarga2 saya. Semoga mimpi saudara menjadi kenyataan.

    Juga terimakasih untuk Sdr. Marwah Daud Ibrahim.

    Komentar oleh Lies Susanto — Februari 27, 2009 @ 9:42 pm

  9. Terima kasih Bu Lies telah mengunjungi blog kami.
    Setuju kita mulai dari kelola sampah. Saat ini, dengan fasilitasi dari KLH, kami sedang memulai mendampingi sebuah RW di Kota Depok dengan Program RW Hijau. Muatan kegiatannya berkaitan dengan: (1) sampah (komposter ram kawat, lubang resapan biopori, dan contoh Takakura), (2) berkaitan dengan air (contoh pemanenan air hujan dan olah limbah cair rumah tangga dengan fitoremediasi) serta (3) penghijauan (tanaman mangga dan rumput gajah mini). Itu merupakan bagian dari ikhtiar mewujudkan mimpi itu.
    Kami berharap mimpi itu menjadi mimpi kolektif kita. Terima kasih Bu Lies mau mempromosikan mimpi ini. Terima kasih juga ke Bu Marwah yang telah melink kan “mimpi” ini.

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — Februari 27, 2009 @ 10:58 pm

  10. Mimpi yang harus kita dukung agar menjadi kenyataan dengan mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat terutama sepanjang DAS Ciliwung. Kita siap kerja sama untuk merealisasikan itu.
    Bravo Pak Sahroel..

    Komentar oleh basukirakhmat — Juni 3, 2009 @ 9:01 pm

  11. Bravo Bro Sahroel…..Ini mimpi yang paling dahsyat…dari mimpi2 yang ada dalam angan pikiran saya, semoga semua bisa terwujud dalam alam yang nyata, karena saya juga seorang pekerja pemberdayaan pada program PNPM-Mandiri Perdesaan, yang senantiasa mengajarkan mimpi kepada masyarakat untuk meraih hidup lebih baik. Hal yang paling miris terjadi setiap kali kita melihat kehidupan masyarakat yang berada disekitar DAS, mereka belum bisa memanfaatkan sumber daya alam yang ada disekitarnya, kecuali hanya merusak dan menumpang hidup. Semoga semua pihak memberikan apresiasi yang besar kepada Anda dan mendukung program-program Anda demi kemaslahatan umat manusia.

    Komentar oleh Pulsar — Agustus 26, 2009 @ 7:59 pm

  12. ok banget ni, kebetulan aku dkk sdg buat rancangan demplot pemulihan sempadan danau mawang, kab.goa sulawesi selatan, tq banget Mr.Sahroel Polontalo.

    Komentar oleh sjahrul wira kusuma — Agustus 29, 2009 @ 11:55 am

  13. luar biasa.. serasa mimpi jd nyata.. refleksi dr penelitian banjir 10 th lalu bhw banjir bs diatasi kl setiap rumah tangga bs mengelola air hjn sec mandiri tanpa menyumbang limpasan ke jalan..jalannya terbuka lebar di sini..

    Komentar oleh yy — November 25, 2009 @ 3:21 pm

  14. Assalamu’alaikum wr wb
    Komentar Akang kalau dari segi teknis sudah OK tak perlu diragukan lagi. Yang perlu sama renungkan dan relisasikan oleh kita adalah peningkatan keimanan dan bersyukur atas karunia yag sudah Allah SWT limpahkan kepada kita. Janji Allah SWT dlm Al Qur’an jelas atau sangat terang benderang, “” apabila kita beriman dan bersyukur”‘ keberkahan akan datang.Selama kita dholim (buang sampah sembarangan, membangun tidak pada tempatnya, dll)keberkahan akan jauh, malah musibah akan menimpa kita spt sekarang terjadi di beberapa daerah di Jawa Barat.
    Wassalamu’alaikum wr wb
    Kang Amir H. Kartawijaya

    Komentar oleh Amir H. Kartawijaya — Februari 24, 2010 @ 9:35 am

  15. aswrwb,

    Apa kabar bung Sahroel! Makin padat dan konstruktif mimpinya nich, congratulation! Tapi sayang mimpi saya tidak tercakup dalam rombongan mimpi Bung Sahroel…he2…saya punya mimpi… memiliki pemimpin yang deeply concern to DAS environtment…always place Fiqih Lingkungan behind his decision…

    Ok, nanti disambung lagi a bung, maaf tidak sempat pamitan waktu mo berangkat kemari..

    wassalam,
    Barliyanto, 44a Etwell Street, East Victoria Park, Perth-WA

    Komentar oleh Barli — Maret 30, 2010 @ 12:05 pm

  16. Luar biasa…
    Kami ingin berbagi mewujudkan mimpi bahwa Jawa dan Indonesia seluruhnya bebas dari banjir dan masyarakat di daerah hulu DAS juga makmur sentausa…

    Kami sedang menyiapkan konsep kemitraan antara BUMN, khususnya Perum Perhutani dengan petani dan masyarakat untuk membangun gerakan investasi kolektif pada lahan-lahan kritis atau tidak produktif yang berada di luar kawasan hutan.

    wassalam

    agus Pakpahan

    Komentar oleh Agus Pakpahan — April 3, 2010 @ 3:19 pm

  17. Selamat untuk pak Sahroel……..

    Btw apakah untuk DAS Kali Angke sudah ada yang bermimpi, saya yang tinggal di Pamulang mau gabung nih.

    Salam: Erwin B

    Komentar oleh Erwin B — September 30, 2010 @ 9:08 am

  18. nice dream..P. Sahroel..semoga menjadi kenyataan..cara mewujudkannya..ayo mulai dari diri sendiri..keluarga sendiri..lingkungan rumah sendiri..getok tular ke tetangga..dengan hal-hal yg mendukung terwujudnya mimpi tersebut…semua harus bergerak..para ahli..para birokrat..para praktisi lingkungan..LSM.. bukan menyerukan saja..tp yg terpenting adalah prkateknya…Insya Allah semua akan tercapai..Amiin..

    Komentar oleh Anik — November 27, 2010 @ 4:22 am

  19. Saya setuju dengan Bu Anik, yang terpenting prakteknya.

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — November 27, 2010 @ 7:35 am

  20. saya Muh. Dimas Arifin, Mahasiswa Meteorologi terapan IPB,
    saya sekarang tergabung dalam kelompok studi yang mengkaji Kebijakan publik Pmerintah dalam penanggulangan bencana. kelompok studi ini berada di bawah naungan Program pembinaan Sumber daya manusia Strategis (PPSDMS) Nurul Fikri. saya merasa tulisan-tulisan di dalam blog ini relevan dengan kelompok studi kami. sepertinya menarik untuk dapat berdiskusi lebih lanjut. bolehkah saya meminta kontak email dari bapak?
    terimakasih sebelumnya

    Komentar oleh renunganawan — Maret 29, 2011 @ 4:17 pm

  21. bisa diemail ke prapedas.sp@gmail.com

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — Maret 30, 2011 @ 9:31 pm

  22. sangat bagus, DAS Ciliwung di mulai dari hulu di Kec Cisarua Puncak yg kebanyakan dihuni dan di rusak oleh orang2 dari Jakarta dengan okupasi lahan hutan lindung dan tanah negara, untuk mewujudkan mimpi perlu kerja keras dan konsistensi serta didukung dengan regulasi dan disinsentif bagi pelanggar rencana ruang, oleh pemerintah, kalau bung sahroel bisa gabung dengan mengadakan sosialisasi ke masyarakat puncak, sy siap dukung

    Komentar oleh atis tardiana — Juli 11, 2011 @ 11:06 pm

  23. berawal dari mimpi, dilanjutkan dengan usulan, tahapan dan output yang jelas, pengelolaan DAS Ciliwung Lestari. saya pribadi mendukung dengan ide tersebut. tinggal bagaimana di aplikasi kan dan tentunya harus ada dukungan dari semua stakeholder di DAS Ciliwung tersebut. Semoga terlaksana dengan baik. Amin.

    Komentar oleh bagusrama — April 20, 2012 @ 1:56 am

  24. Bismillah, saya tergerak untuk secara serius untuk wujudkan mimpi jadi aksi. Yuk. Kita kopi darat segera. Bagaimana kalau bulan Januari. Wassalam (Marwah Daud Ibrahim).

    Komentar oleh Marwahdi@yahoo.com — Januari 18, 2013 @ 7:55 am

  25. Yuk kita kopi darat untuk wujudkan impian bersama. Wassalam, Marwah Daud Ibrahim.

    Komentar oleh Marwah Daud Ibrahim Full — Januari 18, 2013 @ 7:56 am

  26. saya sangat setuju untuk diagendakan kopi darat

    Komentar oleh Muh Dimas Arifin — Januari 19, 2013 @ 8:47 am

  27. terima ksih atas tulisannya, punya soft ware atau metode untuk menghitung pengaruh pembangunan terhadap banjir? karena kami sedang mempelajari itu terima kasih sebelumnya

    Komentar oleh agung — April 9, 2013 @ 12:26 pm

  28. bismillah luar biasa mimpinya btw kok sepi ya, kebetulan saya bekerja di BPDAS Citarum Ciliwung membaca ini sgt terkesan @ junediyono (BPDAS Citarum Ciliwung)

    Komentar oleh junediyono — Januari 9, 2014 @ 2:50 pm

  29. Salam Kenal….”mimpi” ini luar biasa…..mohon izin untuk share ‘mimpi” anda ke masyarakat Sub DAS Keduang Wonogiri.
    Salam, Peni

    Komentar oleh Peni Pujiastuti — Februari 27, 2014 @ 3:29 pm

  30. semoga proses mimpi terwujud

    Komentar oleh Anonim — Januari 14, 2015 @ 7:34 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: