BebasBanjir2015

01 Tentang Kami

Kami

Kami adalah sekelompok warga  yang bermimpi bahwa suatu saat nanti:

  • DAS-DAS di Indonesia dapat berfungsi secara lestari dan mensejahterakan warga DAS.
  • Tidak ada setetes air hujan pun yang jatuh di satu wilayah DAS dan menuju ke laut tanpa melayani kepentingan mahluk hidup yang ada.
  • Sungai-sungainya jernih dan bebas dari sampah dan limbah yang mencemari.
  • Daerah hilirnya bebas dari banjir yang menyengsarakan.
  • DAS dikelola secara adaptif dan kolaboratif oleh para stakeholder secara polisentris.
  • Para pakar / ilmuwan dan calon ilmuwan yang terlibat dalam penelitian tentang pengelolaan DAS senantiasa menggunakan metodologi dan pendekatan riset aksi partisipatif (participation action research) dalam riset-riset mereka.

Situs / Blog “BebasBanjir2015” ini mulai dibuat sejak awal Ramadhan 1429 H ( awal September 2008 ) sebagai acuan bagi kami untuk mewujudkan mimpi-mimpi kami itu. Syukur Alhamdulillah jika ada pihak-pihak yang sempat memanfaatkan informasi yang ada dalam blog ini.

Insya Allah dengan dukungan dan bantuan berbagai pihak, kami ingin menfasilitasi terbentuknya Kelompok Kerja (Pokja) atau Komite DAS di tiap desa / kelurahan di setiap DAS yang kami dampingi.  Pokja / Komite DAS Desa / Kelurahan ini terbentuk dalam Lokakarya / Forum Warga DAS di desa / kelurahan yang bersangkutan.

Kami ingin mengajak siapa pun yang peduli untuk menfasilitasi juga terbentuknya Pokja / Komite DAS tersebut di tiap desa / kelurahan di DAS manapun.

Kami juga ingin mengajak setiap warga yang peduli di setiap DAS untuk membentuk “Kelompok Relawan” di DAS bersangkutan. Kelompok relawan ini tidak saja memiliki mimpi bersama tentang “DAS yang berfungsi Lestari” dan “DAS yang Bebas Banjir”, tapi yang jauh lebih penting adalah senantiasa melakukan berbagai aksi kolektif lokal – betapa pun kecil dan sederhananya aksi itu.

Semoga kita  diberikan kemampuan untuk senantiasa berikhtiar  mencari cara yang terbaik untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu.

Selamat ber-Mimpi dan terutama Selamat ber-Aksi.

106 Komentar »

  1. Luar biasa web ini karena sangat lengkap makalah-makalah berkaitan dengan DAS dan banjir. Untuk melengkapi silakan ditambah artikel saya berjudul “Menguak Kerusakan DAS di Indonesia” yang pernah dimuat di Kompas. Alamat:
    http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0308/24/Fokus/503619.htm

    Terima kasih
    Sutopo

    Komentar oleh Sutopo Purwo Nugroho — Oktober 17, 2008 @ 5:44 pm

  2. Luar biasa web ini karena sangat lengkap makalah-makalah berkaitan dengan DAS dan banjir. Untuk melengkapi silakan ditambah artikel saya berjudul :
    1. “Menguak Kerusakan DAS di Indonesia” yang pernah dimuat di Kompas. Alamat:http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0308/24/Fokus/503619.htm
    2. Ancaman Banjir Berkelanjutan, dimuat di Suara Karya
    Alamat: http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=135323

    Terima kasih
    Sutopo

    Komentar oleh Sutopo Purwo Nugroho — Oktober 17, 2008 @ 5:50 pm

  3. Saya ucapkan salut untuk pembangun maupun pengelola blog ini.Saya sungguh sangat terbantu akan informasi yang ada di dalamnya. Mengingat saya adalah mahasiswi jurusan informatika yang sedang mengambil TA berhubungan dengan banjir dan tidak tahu apa-apa tentang banjir itu sendiri. Baik dari segala aspek maupun teknologi yang terkait. Berkat blog ini,banyak sekali informasi yang saya dapatkan.Semoga suatu saat saya bisa menyumbangkan sedikit informasi di dalamnya.

    Terima kasih banyak🙂

    -astrid-

    Komentar oleh astrid — Februari 8, 2009 @ 9:32 am

  4. Terima kasih mbak Astrid telah mengunjungi blog ini. Syukurlah bila informasi yang ada di blog ini telah dapat membantu. Kami menunggu sumbangan informasi untuk memperkaya blog ini.

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — Februari 8, 2009 @ 4:53 pm

  5. Tulisan Bung Sahroel Polantolo di Blog ini sangat bagus. Methode dan programnya sangat bagus. Saya link ke facebook saya agar dapat akses lebih luas.

    Selamat menyerap dan menebar impian indah. Dan selamat mewujudkannya.

    Komentar oleh Marwah daud Ibrahim — Februari 17, 2009 @ 8:01 pm

  6. mas beberapa artikelnya saya ijin copy ya…, kebetulan sy kerja di bidang pengelolaan DAS.
    Terima Kasih

    Komentar oleh Abu Annisa — Februari 28, 2009 @ 12:17 am

  7. Ok, Pak Heru (Abu Annisa). Saya sedang melaksanakan percontohan program RW Hijau di Kota Depok. Kegiatannya: pengendalian sedimen, pengendalian limbah padat dan limbah cair, serta pengendalian debit run off. Insya Allah saya ingin main ke BP DAS Citarum Ciliwung

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — Februari 28, 2009 @ 8:50 pm

  8. Terima kasih Kak Marwah.

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — Februari 28, 2009 @ 8:53 pm

  9. saya arsitek dan pengajar, mohon ijin menggunakan data-data yang ada dalam blog ini untuk studi/riset saya tentang ruang kota. beberapa waktu terakhir saya sedang mengembangkan konsepsi “sel tunggal”, yaitu memperbaiki kota jakarta dari masing-masing lahan yang kita punyai. sementara ini subyeknya tentang ruang hijau, sampah, energi dan konsumsi air. perumahan menduduki peringkat pertama di dki untuk dilihat. hampir 70% merupakan perumahan. jika setiap rumah bisa menggantikan ruang hijau 10 % saja, sudah ada tambahan 7% ruang hijau yang sekarang hanya 9% saja di dki. demikian juga dengan isu sampah, energi, air. bayangkan kita mengelola sampah sendiri, tidak perlu bantar gebang. bayangkan kita menghemat listrik dengan setiap kepala menghemat 10 watt saja, kali 9juta = 90jt watt. air demikian juga. kolektivitas kuncinya. lalu, saya sedang mengembangkan ke sebaran hal lain seperti potensi pertanian dan manajemen sungai, dan mendapati blog ini. jadi sekali lagi mohon ijinnya dan terimakasih sebelumnya. salam..

    Komentar oleh adi purnomo — Maret 30, 2009 @ 8:37 am

  10. Pak Adi, terima kasih sudah mengunjungi dan memberikan komentar di blog ini. Tentang isi blog ini, kami pun hanya mengumpulkan dari berbagai sumber, untuk mendukung aktivitas kami. Syukur jika dapat dimanfaatkan.

    Dalam banyak hal, apa yang pak Adi kembangkan tentang “sel tunggal”, itu identik dengan apa yang kami kembangkan, hanya dengan istilah yang berbeda. Kami menggunakan istilah pendekatan persil lahan (https://bebasbanjir2025.wordpress.com/04-konsep-konsep-dasar/pendekatan-persil-lahan/).

    Kami sedang mencoba menerapkannya dalam konteks kawasan rukun warga (RW) dengan Konsep RW Hijau.

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — Maret 30, 2009 @ 5:02 pm

  11. Bagus sekali blognya.. Tetap Semangat!!

    Komentar oleh Febry — Maret 31, 2009 @ 8:06 am

  12. Salam kenal,
    Blog ini bagus sekali dan sangat informatif, mohon izin untuk mengutip beberapa informasi yang ada, kebetulan saat ini saya sedang melakukan riset mengenai daya dukung DAS Bekasi.
    Dan apabila tidak keberatan, mohon informasi emailnya untuk saya add di face book saya. Terimakasih
    Salam, Maika

    Komentar oleh Maika Nurhayati — April 29, 2009 @ 8:00 pm

  13. Salam kenal mbak Maika. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini. Kami pun hanya mengumpulkan informasi yang banyak berserakan di berbagai tempat. Syukurlah jika bisa dimanfaatkan. email saya: prapedas.sp@gmail.com

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — April 29, 2009 @ 10:08 pm

  14. Dear Pak Sahroel,

    Salam kenal. Saya adalah salah satu murid Prof Hidayat Pawitan dan Prof Budi Indra Setiawan pada saat menjadi mahasiswa di IPB. Salut atas usaha anda mengumpulkan dan mendistribusikan informasi-informasi tentang banjir dan kaitannya dengan disiplin ilmu yang lain. Sangat bermanfaat. Semoga saya bisa ikut urun rembug di masa yang akan datang.

    Salam, Muhamad Askari

    Komentar oleh Muhamad Askari — Mei 5, 2009 @ 8:07 am

  15. Salam kenal juga Pak Askari.

    Terima kasih sudah mengunjungi blog ini. Blog ini dibuat dengan pertanyaan sederhana: “mengapa dengan sekian banyak pakar (doktor dan profesor), dengan sekian banyak gagasan, dan dengan sekian banyak perguruan tinggi terkemuka yang dimiliki oleh bangsa ini, banjir – yang menyengsarakan rakyat – tetap saja terus terjadi dengan frekwensi dan intensitas yang semakin besar?”

    Mudah-mudahan urun rembug Pak Askari nanti bisa ikut menjawabnya.

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — Mei 5, 2009 @ 11:56 am

  16. Salut dan bangga atas usaha yang telah Bapak lakukan,

    Komentar oleh fuad bustomi — Mei 25, 2009 @ 7:19 am

  17. Wah, ada tulisan saya di up load di blog ini. Ya ga pa2, biar bagi2 info dan wawasan. Masih banyak kok tulisan saya yang terkait dengan banjir. Silahkan di lihat di Radar Lampung atau Lampung Post. Bebas Banjir 2015 maju terus..

    Komentar oleh aprizal — Juli 1, 2009 @ 11:12 am

  18. Terima kasih Pak Aprizal. Sudah dibuatkan page (halaman) khusus untuk tulisan / artikel Pak Aprizal.

    Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk mewujudkan Lampung bebas banjir.

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — Juli 15, 2009 @ 3:02 pm

  19. prapedas sangat bagus n dapat menjadi refleksi bersama bagi semua para pelaku stakeholder yang bekerja dalam pengelolaan DAS yang bijak dan lestari….ini bisa menjadi tempat n sekaligus rumah belajar bagi semua pelaku pelaku stakeholder yang bermain n bekerja dalam pengeloaan DAS secara bijak, lestari dan berkelanjutan….

    Komentar oleh arfan habibie — Juli 21, 2009 @ 11:33 pm

  20. Blog yang sangat baik sekali. Saya izin memanfaatkan informasi dari blog ini. Terima kasih sebelumnya.

    Komentar oleh M. Baitullah Al Amin — November 23, 2009 @ 11:46 am

  21. terima kasih atas semua informasi yang anda bagikan disini. informasi yang terkait dengan banjir ada disini lengkap abis. pokok top bgt.bagaimana anda bisa link semua tulisann ini?

    Komentar oleh sajidin — Januari 14, 2010 @ 7:41 am

  22. keren,.. itulah kesan pertama saya ketika masuk kehalaman ini,.. mantap,.. ini akan sangat membantu sekali buat kita semua,..

    salam

    Komentar oleh Asman Adi Purwanto — Januari 23, 2010 @ 7:32 pm

  23. bisa kah saya ikut, riset saya mengenai perilaku bermukim di bantaran sungai saya dari IPB..mohon respon dari pesan saya ini

    Komentar oleh patih — Februari 17, 2010 @ 11:38 pm

  24. ini cikal bakal alasan RIVER TRADE CENTER akan muncul

    Komentar oleh sandmanclose — Februari 20, 2010 @ 12:00 pm

  25. Terima kasih informasi ini, sangat bermanfaat bagi daerah untuk membuat kebijakan-kebijakan tentang pemanfaatan ruang. . . . salam

    Komentar oleh Indra Murdiani — Februari 26, 2010 @ 10:32 pm

  26. wah luar biasa..semoga apa yg menjadi cita2 kita punya DAS yg sehat,memberi limpahan manfaat yg banyak bg masyarakat luas dapat terwujud..ayo kita beraksi…

    Komentar oleh abdul azis — Maret 4, 2010 @ 6:29 pm

  27. Salam kenal,

    Blog bebasbanjir2025.wordpress.com ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, serta informasi-informasi sangat dibutuhkan guna menjaga kelestarian DAS untuk kesejahteraan kita semua. terima kasih atas postingan yang sangat membantu.

    http://puguhdraharjo.wordpress.com/

    Komentar oleh Puguhdraharjo — Maret 5, 2010 @ 10:07 am

  28. Saya rasa Blog ini sangat bagus sebagi ajang mengejar “mimpi” tentang DAS masa depan. Selamat berkarya, salam kenal.

    Komentar oleh Rohman Hakim — Maret 23, 2010 @ 9:38 am

  29. Kumpulan paper di blog ini sangat kaya ilmu dari orang-orang yang kompeten dibidangnya, sangat membantu penyebaran ilmu-ilmu tentang pengelolaan DAS baik untuk kepentingan akademis maupun praktis di lapangan, selamat ya mas. Kalau boleh identitas pengelolanya dimunculkan dengan jelas berikut alamat-alamatnya sehingga bisa komunikasi lebih intensif. Layout nya bisa ditata lagi menjadi web yang lebih populer. Selamat ya mas…

    Komentar oleh Nana — Maret 30, 2010 @ 6:09 pm

  30. wah luar biasa, cita-cita luhur, artikel inspiratif, ikutan mimpi juga pak,
    O ya pak, apa semua DAS yang ada terutama yang besar dan rawan banjir sudah termonitor semua?, memberikan warning system, dengan menerapkan teknologi terkini?

    itu saja pak, salam,
    http://pasarjogja.com – berkunjung dan silaturrahmi, berguru dan menimba ilmu, syukur bisa berpartisipasi dalam Monitoring DAS seperti dulu.

    Komentar oleh pasarjogja.com — Maret 31, 2010 @ 12:31 am

  31. salam kenal Pak…!!!
    Luar biasa cita2 luhur bapak,saya mohon isin untuk mengambil sebagian data2 d blog bapak,saya mahasiswa teknik sipil pengairan semester akhir yang ingin konsen pada masalah sistem pengairan.blog bapak sangat membantu dalam hal pencarian data.terimah kasih banyak sebelumnya.
    Tetap semangat….
    Sukses selalu mengiri langkah bapak…!!
    HormatQ
    MUNATSIR

    Komentar oleh munatsir(acci) — April 5, 2010 @ 10:11 pm

  32. Luar biasa…semua info tentang bencana hidrologi cukup tercover disini.

    Komentar oleh hermawan — April 6, 2010 @ 12:44 pm

  33. Takjub
    Ternyata artikel saya ada dimuat disini
    Tentang appreciative inquiry
    Semoga memperkaya wawasan

    Lebih luas soal appreciative inquiry monggo kunjungi http://bukik.org

    Komentar oleh appreciativeorganization — April 25, 2010 @ 11:27 pm

  34. Pengelola Blog Yth,

    Perkenalkan nama saya Uyung dan saat ini sedang aktif dalam sebuah gerakan Peduli Lahan di Koridor TN. Gunung Merapi dan Merbabu.

    Saya ingin bertanya, saya mau mengajak petani di daerah koridor itu untuk studi banding tentang penerapan teknik KTA di dataran tinggi. Dimana lokasi yang tepat (di Jawa) untuk studi banding ini?

    NB: saya ingin mencari lokasi yg bertipikal mirip diantaranya dataran tinggi (mencapai diatas 1000 mdpl), diusahakan untuk tanaman sayuran, agroforestry bagus dan ada penerapan KTA yang cukup baik.

    Atas informasinya saya ucapkan terima kasih.

    Salam hangat,
    Uyung

    Komentar oleh uyung — Mei 23, 2010 @ 7:27 pm

  35. Salam hormat. terima kasih banyak informasinya, dan sangat berguna dalam pekerjaan kami pada bimbingan masyarakat hulu Sub DAS Keduang. Semoga sukses selalu. Fungsional DAS Solo.

    Komentar oleh idi — Juni 25, 2010 @ 3:37 pm

  36. waw.. blog nya bangus. Sangat membantu utk semua yang sedang melakukan penelitian banjir. Saya yakin, banyak yang terbantu dengan adanya blog ini. Terimakasih banyak utk share pengetahuannya.

    Salam lestari! ^_^

    Komentar oleh siti nurhayati — Juli 21, 2010 @ 6:12 pm

  37. Bilamana ada diskusi atau tukar pikiran tentang DAS, bila diundang rasanya pengen nimbrung, kebetulan mimpinya juga sama. Terima kasih DAS Solo.

    Komentar oleh blantara — Juli 21, 2010 @ 9:41 pm

  38. sebentar lagi kami akan mengadakan seminar tentang banjir…

    mohon datang pak…

    http://mahapala.wordpress.com/2010/06/30/seminar-nasional/

    Komentar oleh wijianarki — Juli 23, 2010 @ 11:28 pm

  39. JANGAN DIAM KARENA

    BANJIR ADALAH KEJAHATAN SISTEM

    Belakangan ini kita bisa melihat dan mendengar atau merasakan banjir yang melanda hampir seluruh wilayah Indonesia. Persoalan ini tidak semata-mata karena murni bencana alam atau rachmat tuhan yang ingin mencoba kesabaran umatnya, tapi lebih dikarenakan kejahatan system kapitalisme yang dianut oleh Negara ini.

    Staitment ini bukan semata berangkat dari opini yang tidak menilik persoalan sejarah dan perkembangan dari proses pembangunan. Persoalan banjir adalah persoalan yang merupakan dampak dari kebijakan pemerintah dari rezim-rezim yang sebelumnya hingga saat ini, yang selalu menelurkan kebijakan yang berpihak kepada kaum pemilik modal (orang yang punya banyak uang) untuk mendegradasi hutan. Kepentingan capital (modal) terhadap potensi hutan dapat terjadi dengan system yang legal maupun tidak legal namun pada dasarnya sama, semua kejahatan yang terjadi untuk medegradasi hutan adalah karena kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat miskin (orang-orang yang mersakan dampak paling signifikan karena banjir).

    Legalisasi pemanfaatan potensi hutan seperti HPH, PP NO 2 THN 2008 atau turunannya adalah cerminan dari kebijakan pemerintah untuk melanggengkan kebutuhan asing untuk memanfaatkan sumber daya hutan tanpa mempertimbangkan dampak yang akan terjadi. Kebijakan-kebijakan instant yang diambil tentu tidak didasari atas tinjauan yang obyektif dan komperhensif karena semua aturan-aturan yang dikeluarkan pemerintah adalah bentuk interpensi atau hubungan mutualis antara elite politik dan para pemilik modal.

    Disisilain persoalan pemanfaatan sumber daya hutan secara illegal dapat dilihat dari dua hal utama, 1. Rakyat melakukannya karena kebuntuan-kebuntuan ekonomi, hal ini terjadi karena konsep pembangunan ekonomi Negara (rezim-rezim yang pemerintah) yang masih bersembunyi diketiak kapitalisme (system ekonomi yang tidak berpihak kepada rakyat kecil). 2. Rakyat kecil dimanfaatkan untuk mendegradasi hutan dengan upah yang rendah untuk kepentingan oknum-oknnum pemerintahan yang memperkaya diri sendiri.

    Namun persoalan banjir tidak semata Karena persoalan hulu, didaerah perkotaan yang jumlah masyaraktnya sangat padat dan kemiskinan dimana-mana menjadi salah satu factor penyebab terjadi banjir. Rakyat melakukan urbanisasi karena didaerah pedesaan tidak ada prospek atau potensi yang dapat membangun ekonomi mereka, sehingga proses urbanisasi terjadi secara massif dimana-mana. Persoalan kemiskinan yang merebak didaerah perkotaan dan jumlahnya yang begitu padat menyebabkan banyaknya bangunan-bangunan liar yang ada dialiran sungai sehingga menyebabkan luas aliran sungai semakin sempit. Namun pada dasarnya kepadatan penduduk didaerah perkotaan karena urbanisasi dan banyaknya bangunan liar di daerah aliran sungai lebih dikarenakan kemiskinan dan “Persoalan kemiskinan rakyat adalah tanggung jawab pemerintah”.

    Penumpukan sampah didaerah aliran sungai (DAS) menjadi salah satu titik persoalan yang ada dihilir. Hal ini terjadi karena respon pemerintah untuk menanggulangi sampah dan membina masyarakat agar sadar terhadap persoalan lingkungan sangat minim, tesis dasar dari seluruh persoalan ini adalah tidak mampunya system pemerintahan (seluruh departemen pemerintahan) bergerak secara compatible (bergerak berbarengan) untuk membangun dan mensejahterakan rakyat, karena system pembangunan yang dianut oleh Negara tidak berpihak kepada rakyat kecil.

    Berangkat dari sejumlah uraian materi diatas maka kami MAHAPALA (wana_arga) UNDERGROUND mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama merespon persoalan ini karena persoalan lingkungan (banjir, tanah longsor dsb) bukan lagi persoalan yang moderat tetapi persoalan yang terus menerus mengancam rakyat dan memiskinkan rakyat, karena dampak yang paling signifikan dari banjir adalah rakyat miskin, bukan mereka yang menjadi oknum atau elite politik opurtunis.

    Sudah saatnya kita bersama-sama menuntut :

    1. HANCURKAN PEMERINTAHAN YANG PRO KAPITALIS, GANTI DENGAN PEMERINTAHAN RAKYAT MISKIN

    2. CABUT HPH, PP NO 2 THN 2008 DAN TURUNANNYA

    3. TOLAK SOLUSI FASIS PEMERINTAH (PENGGUSURAN) UNTUK MENAGGULANGI BANJIR DAN LAINNYA

    4. NASIONALISASI ASET ASING

    5. PENDIDIKAN GRATIS UNTUK RAKYAT

    6. KESEHATAN GRATIS UNTUK RAKYAT

    7. GANTUNG ELITE POLITIK OPURTUNIS

    Komentar oleh wijianarki — Juli 23, 2010 @ 11:30 pm

  40. terima kaih, mohon di email, kami beruaha dapat hadir, kami tunggu. Terimakaih. IDI.

    Komentar oleh idi bantara — Juli 26, 2010 @ 7:40 am

  41. Pak, maaf ini tanya diluar jalur..saya ingin bergabung menjadi anggota hathi lampung. bagaimana caranya? dan saya harus menghubungi ke mana? tks

    Komentar oleh Litha — Juli 29, 2010 @ 8:16 pm

  42. sangat komplit nich Pak, kapan kita kerjakan DAS Ciliwung di Kota Depok. Sekalian ditanami gaharu he he he

    Komentar oleh ganif aswoko — Agustus 28, 2010 @ 7:31 pm

  43. makasih pak ganif udah mengunjungi blog ini. untuk das ciliwung di kota depok sudah banyak aktivitasnya. dalam waktu dekat mudah-mudahan kami akan memulai di sub das kali jantung, masih termasuk dalam das ciliwung, dalam rangka pengendalian banjir di 7 perumahan yang berada di sub das tersebut. iya… gaharu merupakan salah satu alternatif, nggak kan ketinggalan pak. he he he

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — Agustus 30, 2010 @ 9:23 am

  44. ass.. saya andika.. mahasiswa salah satu PTS dijakarta
    saya mau tanya apa ada informasi mengenai data kualitas air untuk sungai ciliwung,,
    mohon informasinya karena saya sangat membutuhkan untuk Tugas akhir saya
    terima kasih

    Komentar oleh andika — September 28, 2010 @ 2:58 am

  45. dimana saya dapat informasi untuk membeli bibit PASPALUM.

    tanks
    lutfi

    Komentar oleh lutfi — September 28, 2010 @ 12:50 pm

  46. Banjir, kekeringan, perubahan iklim, dan semua water-related disaster lengkap dengan upaya penanganannya sepertinya sudah di-cover dalam blog ini. Yang paling krusial adalah bagaimana membawa konsep-konsep tersebut ke ranah realita. Apakah para member blog ini ada juga yang menempati posisi sebagai regulator & implementator? Karena aspek inilah yang sudah menjadi momok di negara kita, sulit mewujudkan konsep2 indah.

    Komentar oleh Adji — Februari 1, 2011 @ 4:01 pm

  47. Setuju dengan mas Aji, ada momok yang meruwetkan jalanya sistem dalam kelola DAS, saat ini pendekatanya selalu tidak singkron dengan akar masalahnya. Satu hal prinsip bagi saya bahawa DAS secara umum di dominasi oleh kawasan pemilikan/lahan milik, untuk itu pemahaman kepada pemilik sebagai pengguna mesti kuat melalui jaringan kelembagaan masyarakat, agar resiko fungsi lahan bagian dari sistem DAS menjadi kawasan perlindungan yang tersitem baik pula.

    Komentar oleh idi — Februari 4, 2011 @ 8:11 am

  48. salut pada blog bebasbanjir2025 dan para moderator. kita memiliki visi, cita-cita dan mimpi yang sama, yaitu lingkungan yang hijau sehingga salah satunya adalah lingkungan yang bebas banjir juga. Saya sudah sering menulis tentang cara penanggulangan banjir (walaupun tidak se-komprehensif di blog ini) tetapi kelihatannya tetap belum mengena. Saya harap semakin banyak orang yang membaca blog ini akan semakin mengerti akan pentingnya pengendalian banjir oleh semua stakeholder. Yang terpenting dan termudah, agar semua orang MAU “at least” membersihkan got depan rumahnya sendiri. dengan itupun akan menjadi modal yang luar biasa untuk pengendalian banjir kita.

    Salam kenal dari akuinginhijau.org

    Komentar oleh Aku Ingin Hijau — Februari 26, 2011 @ 10:47 pm

  49. blognya sangat bermanfaat sekali. oh ya, saya mau tanya, apakah ada informasi mengenai perkembangan permukiman bantaran sungai untuk beradaptasi terhadap banjir? atau tentang arahan penataan permukiman biar bisa bebas banjir?

    terimakasih

    Komentar oleh wendy — Maret 14, 2011 @ 12:06 am

  50. kami sangat mendukung mimpi ini . Oleh karena itu saya sedang mengambil tesis yang berhubungan dengan pengendalian banjir.
    Mohon bantuan data dan informasi. serta saya ingin melakukan konsultasi dengan komunitas ini. kemana saya harus menghubungi ?

    Komentar oleh zuliswati — Maret 18, 2011 @ 6:58 am

  51. makasih bu sudah mengunjungi blog (kumpulan tulisan) ini. semua data dan informasi yang kami miliki sudah diupload di blog ini. kalau untuk sekadar sharing, bisa email ke prapedas_sp@yahoo.com. kalau konsultasi ke dosen pembimbing bu he..he

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — Maret 18, 2011 @ 8:08 am

  52. Ternyata mimpi kita sama. Cuma Bedanya aksi. Karena lengkap dan mantap, blog bapak saya jadikan referensi untuk belajar studi air (hidrologi) di sekolah saya. Salam sukses, semoga mimpi kita terwujud …

    Komentar oleh geomania — Maret 20, 2011 @ 10:53 pm

  53. Ass. Usul untuk Pak pengasuh blog bebas banjir 2015, ada baiknya bapak juga dapat mengundang diskusi informal bagi peduli DAS, siapa tau ada solusi dan usul yang bisa dikembangkan bersama dalam mempercepat mimpi DAS Lestari. terima kasih.

    Komentar oleh idi — Maret 21, 2011 @ 5:03 pm

  54. Terimakasih Pak..Artikel tentang Sumur Resapan,sangat bermanfaat …
    Salam Kenal Gada Bina Usaha
    Semoga Sukses

    Komentar oleh Gada Bina Usaha — April 3, 2011 @ 6:45 pm

  55. Usaha menulis seperti ini pantas ditiru dan dikembangkan …

    Komentar oleh nasih — September 7, 2011 @ 12:01 pm

  56. Salam hangat…
    Apresiasi yg luar biasa dari saya pribadi u/komitmen yang telah terbangun dan terealisasi meski saat ini masih terus berjuang…

    Saya ingin diskusi lebih lanjut dengan pak Sahrul, jk diperkenankan tolong alamat email bapak. kebetulan saya bertugas di bidang pengelolaan DAS (sama dgn pak heru-abu annisa) dan saat ini sedang melanjutkan study diIPB dan insyaAllah akan melakukan penelitian tentang kelembagaan lokal (Hulu-hilir DAS Ciliwung) terkait dengan perubahan iklim dan dampaknya pada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. Saya berharap bisa berdiskusi langsung dengan Bapak dan rekan-rekan lain yang sedang berjuang.
    (email saya, taroniarta@yahoo.com). saya tunggu responnya ya pak, mudahan dalam waktu yang tidak lama.

    Sukma

    Komentar oleh Anonim — Oktober 6, 2011 @ 10:19 am

  57. it’s great. Saya sangat mendukung ide-ide dan kerja nyatanya. Saya tinggal di Depok, mungkin ada yang bisa saya lakukan….. SAya ikut bergabung yah….

    Komentar oleh bunda Thia — Oktober 6, 2011 @ 10:33 am

  58. Kami dari komisi v dpr ri ingin mengundang bapak Naek Sinukaban dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada tanggal 24 Oktober 2011 tentang penanggulangan banjir di Indonesia, mohon dapat diinformasikan no contact beliau…
    Terimakasih…
    Aditya Perdana
    Staf Ahli Komisi V DPR RI
    0813 8100 8800
    aditya_perdana@yahoo.com

    Komentar oleh aditya — Oktober 15, 2011 @ 1:08 pm

  59. Salam Fordas!!! Saya baru tahu ada blog tentang pengelolaan DAS ini setelah dapat email dari Pak Syahrul, tabe’ saya boleh ikut bergabung pak? Terima kasih.
    Muh. Ansar
    Staf Pengajar Jurusan Ilmu Tanah Unhas Makassar
    081210173499

    Komentar oleh Muh. Ansar — Oktober 20, 2011 @ 11:27 am

  60. Selamat buat Forum Bebas Banjir 2015. Semakin hari semakin menarik pendukungnya. Kalau dilanjutkan kumpul kumpul disertai diskusi mungkin lebih hidup dan bisa memotivasi dalam parkatek pengelolaan. Idi Bantara Sekretaris Forum Peduli DAS Solo. idibantara@yahoo.co.,id

    Komentar oleh Idi Bantara — Oktober 29, 2011 @ 2:33 pm

  61. Rekan yth.
    Bisa studi banding langsung ke kampung saya, seluruh jaringan jalan kampung ,setiap jarak <50m sudah penuh dengan sumur resapan/bis beton.. Bis beton disediakan kelurahan(tiap th anggaran). Masy. memasangnya gotong royong.cukup makan kecil+minuman.Sekarang sudah bisa dilihat. Lokasinya.Dusun Kembang,(antara Airport Adisucipto dan Kelurahan Maguwoharjo/Pasar Sambilegi. Anda tinggal menyaksikan sumur resapan di sepanjang jalan kampung ok silahkan

    Komentar oleh Putu Gelgel Wisanatapa — Oktober 30, 2011 @ 12:22 pm

  62. Mobile Phone 085328031676 wputugelgel@yahoo.com

    Komentar oleh Putu Gelgel Wisanatapa — Oktober 30, 2011 @ 1:34 pm

  63. Sukses untuk Forum Bebas Banjir 2015, saya tunggu informasi lanjut, kapan bisa ngorol bareng agar diantara kita dapat sharing

    Komentar oleh djoemadi S Rama — November 9, 2011 @ 10:53 am

  64. saya sangat setuju bila penanganan permasalahan banjir dilakukan dengan pendekatan Daerah Aliran Sungai, karena dengan DAS perhitungan Input dan Output air berserta segala parameternya dapat dihitung, dan DAS adalah pendekatan alami dari sistem air itu sendiri, saya lulusan perguruan tinggi yang memang mempelajari seluk beluk hidrologi dan Daerah Aliran Sungai, saat ini saya sedang terlibat dalam penyusunan masterplant saluran drainase kota jakarta, saya sangat senang bila bisa berkecimpung langsung pada kegiatan-kegiatan di Forum Bebas Banjir 2015, saya tinggal di Bogor, bagaimana caranya….

    Komentar oleh Agus Sayuti — November 29, 2011 @ 10:05 am

  65. itu semua dapat terwujud ketika semua orang sadar akan fungsi DAS. Mari kita mulai lakukan dengan kegiatan yang mudah dan murah untuk meminimalisir aliran permukaan air hujan dengan cara :
    1. Membuat sumur-sumur peresapan.
    2. Membuat bak/kolam penampungan
    3. Membuat saluran buntu/rorak
    4. Teknologi biopori
    5. Memperbanyak tanaman (tanaman tahunan maupun penutup tanah)
    6. Tidak membuang sampai di sungai atau disembarang tempat

    Komentar oleh djoemadi S Rama — November 30, 2011 @ 9:51 am

  66. dapatkah anda mengirimkan file autocad pada
    “SISTEM PENGENDALIAN BANJIR KOTA SAMARINDA
    Oleh: Eko Priyo Utomo, 11 Desember 2008”

    mengenai peta samarinda di (hanz.coolz@yahoo.com)

    hanzforum.blogspot.com
    karena saya sangat berharap anda bisa mambantu bahan untuk “tugas rekayasa sungai” trimksih sebelumnya (^_^)

    Komentar oleh hanz — Desember 10, 2011 @ 2:50 pm

  67. Membutuhkan relawan untuk memelihara DAS ….Menuju bebas banjir 2015 …oh mungkinkah???

    Komentar oleh Theresia Tarigan — Desember 21, 2011 @ 7:15 pm

  68. SANGAT BAIK DAN PERLU TERUS DITINGKATKAN INFORMASINYA UNTUK SELURUH INDONESIA

    HERRYAN K KAHARUDIN
    PT ADITYA ENGINEERING CONSULTANT
    aditya_engineeringconsultant@yahoo.com

    Komentar oleh herryan kendra kaharudin — Januari 2, 2012 @ 7:34 am

  69. kami akan ikut memberikan informasi

    Komentar oleh herryan kendra kaharudin — Januari 2, 2012 @ 7:36 am

  70. Senang sekali berbagi, selamat dan blog ini sangat bermanfaat
    Totok Pratopo (Ketua Pemerti Kali Code) Yogyakarta
    Kami sudah memulai dengan aksi-aksi kecil di Kali Code Yogyakarta.
    0813288022

    Komentar oleh Totok Pratopo — Januari 11, 2012 @ 8:31 am

  71. saya mahasiswa tingkat akhir yg lagi nyusun skripsi tentang pengelolaan banjir.. mohon ijin untuk mengambil beberapa tulisan di blog ini sbg bahan referensi.. thanks..

    Komentar oleh yudi — Februari 13, 2012 @ 2:28 pm

  72. saya ingin ikut bergabung dalam komunitas ini.
    Bagaimana jika ingin share tulisan/makalah? Mohon ijin juga untuk memakai beberapa data dari makalah yg ada di blog ini.
    Semoga blog ini menebarkan banyak manfaat.. Terimakasih..😀

    Komentar oleh birulangit04 — Februari 16, 2012 @ 10:52 pm

  73. salut.. ini salah satu blog terbaik yang pernah saya baca🙂

    Komentar oleh Rara's Mom — Maret 13, 2012 @ 4:08 pm

  74. maaf saya sebelumnya ijin mengcopy artikelnya….karena tema skripsi yang saya ambil tentang pemanenan air hujan..mohon bimbingan nya..terimakasih

    Komentar oleh mega_geografi — Maret 14, 2012 @ 11:51 pm

  75. Artikel anda lumayan komplit tapi bagi saya masih terkesan sangat akademis. Artikel yg disampaikan adalah merupakan salah satu aksi mencegah banjir jadi itu merupakan aksi jangka menengah atau jangka panjang. Saya lihat utk beberapa kasus, aliran sungai atau pembuangan air di Jakarta sendiri banyak yg kacau: ada yg berbentuk bottle-neck, ada yg begitu melewati kawasan berpenduduk padat malah jadi menyempit, dll. Dengan adanya banjir kanal sebenarnya sudah merupakan perbaikan yg cukup signifikan thd upaya2 pencegahan banjir. Yang seharusnya dikerjakan dalam waktu singkat (1-3 tahun) adalah memperbaiki sungai/got/aliran air yg melewati berbagai kawasan di Jakarta ini.

    Komentar oleh masbagong — Mei 28, 2012 @ 11:35 am

  76. sukses and tetap semangat…..

    Komentar oleh ndm1967 — Juni 1, 2012 @ 10:41 am

  77. Hello, I am an American researcher working out of the National University of Singapore. I am looking for contacts working in flood management or any help as I do some participatory mapping to in the new resettlement projects along the Ciliwung (especially as connected to the current World Bank projects). Would any authors or readers of this blog be able to help me? I plan to make several visits to Jakarta over the next several months.

    Komentar oleh Zach — Juni 9, 2012 @ 4:22 pm

  78. LUAR BIASA,jika berkenan saya ingin juga bergabung berpartisipasi dengan kegiatan ini.dengan aksi nyata kita
    wujudkan mimpi “bebas banjir”Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin
    Helmy gafatar

    Komentar oleh Helmy H. Nazaruddin — Agustus 19, 2012 @ 9:52 am

  79. saya ucapkan terimakasih pada pengelola blog ini> semoga pahala dari ALlah swt mengalir pada pembuat dan pemelihara blog ini< amin.

    Komentar oleh maryono — September 14, 2012 @ 1:52 pm

  80. makasih atas doanya pak agus maryono.

    Komentar oleh Sahroel Polontalo — September 14, 2012 @ 11:30 pm

  81. Tolong ditunjukkan di sungai mana di Jakarta(mana) ada JEMBATAN DI JAKARTA. Semuanya GORONG2.diatas SALURAN/Kanal> Tak usah ngomong banjir tanpa ngomong JEMBATAN. Sungai kok cuma 5m/10m mau menyelesaikan masalah banjir. GOBLOG KABEH

    Komentar oleh Putu Gelgel — Oktober 4, 2012 @ 8:58 am

  82. pak PUTU; menyelesaikan masalah tidak cukup dengan emosi, banjir menjadi masalah kita bersama dan tanggung jawab kita bersama, berikan dong solusinya,,,maaf yang GOBLOK hanya sebagian kok,tidak semua percayalah,,,

    Komentar oleh Djoemadi Kalal — Oktober 5, 2012 @ 2:22 pm

  83. Mas Admin… saya Lyberty, saya sedang ada kegiatan Communication Audit tentang perusahaan penyedia air di Jakarta dalam hal ini dari sisi digital communication, apakah saya bisa mengundang untuk melakukan interview tentang air konsumsi di jakarta dan untuk undangannya bisa dikirim kemana ya? Terima kasih

    Komentar oleh codymavs — Desember 7, 2012 @ 3:42 pm

  84. LUAR BIASA SDM Kita, Bangsa Indonesia. Generasi Penerus Bangsa Indonesia ini harus mendapat dukungan Moril dan Materil dari Pak Jokowi dan Ahok secepat nya. Semoga Pemda DKI tdk mengabaikan idea2 cemerlang mereka dan secepat nya menggaet menjadi Partner mengelola masalah Ibukota bersama.

    Komentar oleh Bung Leo — Desember 30, 2012 @ 7:26 am

  85. Ayoooo tandatangan dulu… Tiap Rumah Wajib Sediakan Sumur Resapan http://www.causes.com/actions/1725165

    Komentar oleh Tara FK — Januari 17, 2013 @ 9:54 pm

  86. Subhanallah, keren banget blognya. saya izin menggunakan data yang ada untuk membuat sebuah tulisan di blog saya. Saya adalah mahasiswa S1 Teknik Lingkungan UI. Wah, sepertinya saya akan sering mampir ke blog ini Pak.🙂

    Komentar oleh mrshimawan — Januari 22, 2013 @ 6:42 am

  87. salam kenal n terimakasih atas share informasinya, sangat bermanfaat Pak..ijin copas ya pak untuk bahan penelitian saya..

    Komentar oleh eros — Februari 4, 2013 @ 2:19 pm

  88. Barokalloh. Informasinya keren, d lengkapi dg sumber2 yg valid. OK mantab

    Komentar oleh yaqin — Maret 17, 2013 @ 9:08 pm

  89. Biasakan jgn buang sampah disungai,,,
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

    Komentar oleh yayasan_kalal@yahoo.co.id — Maret 19, 2013 @ 2:12 am

  90. Ijin share ya pak…buat bahan penelitian saya…TKb

    Komentar oleh nursaidah — April 2, 2013 @ 12:31 pm

  91. Hormat untuk teman2 yang peduli pelestarian bumi kita. mahon info penulis artikel DAS DAN PENGELOLAANYA SERTA EVALUASI KESESUAIAN LAHAN, Sekaligus ijin untuk referensi penelitian. Trims ya info baliknya

    Komentar oleh Dolfie tinggogoy — April 13, 2013 @ 6:19 pm

  92. mantap. terima kasih. Alhamdulillah

    Komentar oleh adisant — September 27, 2013 @ 4:21 pm

  93. Kalau Saya ingin berkontribusi mencegah Situ Gintung ke-2, berkomentar mengenai pemeliharan Setu tangkapan air yang mendukung DKI bernama Setu Pedongkelan. tapi tidak dipelihara dan dikerjakan dengan kualitas yang rendah dengan teknik kerja yang rendah dan tidak transparan dalam kualitas pengerjaan kualitasnya.
    Teringat Setu Pedongkelan berbatasan dengan Depok dan sebagian masuk wilayah/berada di Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo jakarta Timur yang pernah ditinjau Gubernur DKI JOKOWi, tidak ada perkembangan yang baik hingga saat ini. Permasalahan jebol dengan debit air diperkiran lebih dari 300.000 cubic Meter dengan elevasi 10 meter, kecepatan air jatuh tentu bisa dihitung dengan jumlah warga lebih 2000 orang. Bagian saluran air primer termasuk wilayah DKI, sampai saat ini sering bocor sepanjang DAS dimana -mana dan pernah jebol dan hanya diatasi bersifat sementara dan pekerjaan tidak berkualitas, tidak permanen, hingga saat ini. Sepanjang DAS, perlu diukur ulang dan ditata berapa sebenarnya lebar DAS yang menjadi wewenang Pengairan.

    Dalam era Faudjibowo dilakukan penambahan ketebalan tanggul (sekaligus sebagai jalan alternatif) dan pembersihan saluran air (hanya mengutip sampah yang ada dipermukaan) tapi saluran primer jebol dan di sidak oleh JOKOWI, tapi belum ada tindakan nyata dalam hal perbaikan walaupun kebocoran makin meluas, terutama saat musim hujan, air meluap dari atas Tanggul.
    Itu Permasalahannya, sekarang Saya mencoba memberi solusi:

    1. Apakah masih menjadi tanggung Jawab Kontraktor pengerjaan penambahan tanggul (kualitas dari waktu pengerjaan menurut saya tidak baik dan saya pernah menegurnya), kalau masih tanggung-jawab kontraktor mohon diperkeras, karena air hujan yang tergenang ditanggul sekaligus jalan meresap ke bawah yang tentu air air menekan tanggul dari bagian bawah pondasi, yang menyebabkan pondasi lembek dan jebol bila volume air hujan tinggi.
    2.Mengenai DAS, dilakukan pengukuran ulang lebar DAS sebenarnya dan menggusur yang ada di atas DAS, dan membuat Pondasi permanen dengan transparan gambar teknik tertera di Plakat sekitar pekerjaan bisa dimonitor oleh warga.
    2.Pengerukan dilakukan secara rutin (saya kira ada dana rutin) diangkat tenaga honorer dari warga yang menganggur yang ada disekitar DAS, jangan orang luar, sehingga dapat dikontrol oleh warga sendiri.
    3. Pembuang sampah dibuatkan Plakat larangan dengan sanksi ditempatkan di daerah stategis dengan ancaman dan dapat dilaporkan oleh warga kemana, sebelumnya diberikan edaran ke setiap warga disekitar DAS, dan Setu bahwa bila buang sampah, dan kedapatan oleh orang lain dan dilaporkan akan dikenakan sanksi hukuman.

    demikian sementara, jangan terjadi Situ Gintung ke-2, semoga laporan ini dapat perhatian dan menjadi dasar hukum kelalaian dapat diterapkan pada bidang pengawasan, karena sudah ada laporan.

    Saya prihatin terhadap orang yang ada di bawahSitu, yang mungkin tidak mengerti resikonya sampai sejauhmana, tidak ada maksud yang lain, hanya prihatin.

    Komentar oleh yo0261 — November 25, 2013 @ 9:39 am

  94. bisa minta alamat emailnya mas?

    Komentar oleh Budhantara Arief — Desember 8, 2013 @ 8:55 am

  95. Pak Sahroel.. Kalo saya mau nyumbang artikel untuk dimuat di blog ini, dikirim ke mana filenya ya? Mohon infonya.. Terimakasih..

    Komentar oleh Budi Harsoyo — Januari 26, 2014 @ 8:52 am

  96. di ujung jktsel yg berbatasan dengan depok tepatnya dibundaran UI jalan sedikit rusak sdh 1 bulan, membuat kemacetan parah setiap hari, mhn pak diperbaiki, kasihan orang depok setiap hari kerja ke jkt.tk

    Komentar oleh suroyo — Februari 14, 2014 @ 12:22 am

  97. Selamat siang Mas, jika berkenan boleh minta kontak info nya. Saya ingin konsultasi mengenai skripsi saya🙂

    Komentar oleh Fikri Ramadhan Lbs — Juni 18, 2014 @ 2:30 pm

  98. salam kenal .. apakah saya boleh posting artikel dan gambar informasi seputar bebas banjir 2025 sebagai informasi kami di Facebook Hunianplus … sebagai referensi pembaca di kota kami .. trimakasih. Umar hunianplus@gmail.com

    Komentar oleh Anonim — Juli 4, 2014 @ 2:30 pm

  99. Selamat siang Admin, jika berkenan boleh mintak kontak info mengenai penulis artikel di WEB ini? saya ada mengambil literatur mengenai kesehatan DAS jadi mau tau dari mana sumber parameter kesehatannya.. Maaf sebelumnya dan Terima Kasih

    Komentar oleh Anonim — September 9, 2014 @ 11:28 am

  100. Selamat Siang Admin. Boleh mintak Kontak atau yang bisa d hubungi untuk penanggung jawab WEB ini? saya ada mengambil bahan penelitian mengenai KESEHATAN DAS dan mengambil literaturnya dari WEB ini…. saya mau tahu dari mana sumber literatur untuk menetapkan kesehatan DASnya agar peneitian saya bisa di pertahankan..
    Terima Kasih sebelumnya….

    Komentar oleh Anonim — September 9, 2014 @ 11:30 am

  101. boleh dishare artikel-artikelnya Pa Admin?

    Komentar oleh budi elekesekeng — November 21, 2014 @ 3:18 pm

  102. mohon artikelnya diperbanyak

    Komentar oleh Aris Mulanto — September 2, 2015 @ 11:03 pm

  103. selamat siang saya mau cari supplyer dinding sumur resapan ada yang bisa bantu. Thanks oedi (082212112110)

    Komentar oleh oedi — Oktober 16, 2015 @ 5:14 pm

  104. Siang P’ Admin…sebelumnya saya ucapkan terima ksih atas info-infonya,,,sangat bermanfaat, terutama bahi kami yang sedang kuliah, khususnya bidang SD air..mohon izin untuk share artikel. makalah , bahan2 yang ad di blog ini…terimakasih sekali lagi pa admin…

    Komentar oleh Lusi — November 12, 2015 @ 10:58 am

  105. blog ini sangat bagus untuk referensi ilmiah, semoga cita cita indonesia bebas banjir terwujud.

    Komentar oleh Hilman Mubarok — Mei 10, 2016 @ 11:59 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: