BebasBanjir2015

Tidak Yakin

BNPB tidak Yakin Jakarta Bebas Banjir

Sumber: http://www.suaramerdeka.com/ 23 Desember 2012

JAKARTA, suaramerdeka.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menilai, dimensi dan masalah banjir di Jakarta terus meningkat. Selain faktor alam, faktor antropogenik berperan menyebabkan banjir.

Karenanya, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, tidak yakin Jakarta mampu bebas sepenuhnya dapat bebas banjir.

Dia menjelaskan, pada periode tahun sebelum 1970-an faktor alam penyebab dominan. “Sesudah itu, penyebab banjir menjadi lebih komplek. Kombinasi alam dan antropogenik menjadi penyebab banjir. Jakarta tak akan bebas banjir secara mutlak,” ujar Sutopo dalam peryataan tertulis yang diterima Suara Merdeka, Minggu (23/12).

Dia menilai, berbagai upaya penanganan selalu kalah cepat dibanding dengan faktor penyebab. Upaya pengendalian banjir hingga 2014 ternyata belum akan menuntaskan titik banjir yang ada. Total ada 78 titik banjir di DKI Jakarta.

“Kanal Banjir Timur mampu mengurangi 15 titik banjir. Jika dilakukan normalisasi sungai di Kanal Banjir Barat akan mengurangi 6 titik banjir,” ujarnya.

Sutopo menambahkan, normalisasi sungai Pesanggrahan, Angke dan Sunter pada 2011-2014 dengan dana Rp 2,3 triliun hanya mengurangi 10 titik. Demikian pula proyek pengerukan sungai Jakarta Emergency Dredging Initiative di Cengkareng Drain, Kali Sunter, Kanal Banjir Barat (KBB), Cideng, Angke dan lainnya pada 2013-2014 akan mengurangi 20 titik banjir. Masih ada 27 titik yang belum dibebaskan.

Fauzi Bowo Tidak Yakin Jakarta Bebas Banjir

Dengan berbagai kondisi, Jakarta belum mungkin dapat bebas sepenuhnya dari banjir.

Eko Priliawito, Desy Afrianti

Sumber: http://metro.vivanews.com/news/ 22 Juni 2010

VIVAnews – Berbagai program terus dilakukan untuk penanggulangan banjir. Mulai dari pengerukan sungai hingga drainase. Tapi Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo tetap tidak bisa berjanji membebaskan Jakarta dari banjir.

Dalam pidato Rapat Paripurna Istimewa peringatan HUT DKI Jakara ke 483, Fauzi Bowo menyampaikan bahwa Jakarta belum mungkin dapat bebas sepenuhnya dari banjir. Hal itu karena kondisi alami kota Jakarta yang sekitar 40 persen wilayahnya berada di bawah permukaan laut pasang.

Menurut Fauzi Bowo, wilayah Jakarta yang dilintasi 13 sungai besar yang semuanya bermuara di teluk atau pantai Utara kota Jakarta membuat daerah ini tidak dapat menghindar dari banjir.

“Dengan kenyataan ini bahwa target penanggulangan banjir difokuskan pada dua aspek, yaitu mengurangi luapan dan genangan banjir,” katanya, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa 22 Juni 2010.

Banjir di Jalan Daan Mogot Jakarta Barat tahun 2007 (VIVAnews/Maryadie)

Selain penanggulangan banjir yang menjadi program Pemprov DKI, membenahi transportasi juga menjadi fokus pemprov.

Implementasi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2007-2012 antara lain adalah target kerja pemprov dalam pembangunan transportasi yang bertujuan mengurangi kemacetan.

Hal ini sesuai dengan pola transportasi makro (PTM) sebagai grand design pembangunan transportasi Jakarta yang meliputi busway, subway, dan monorel.

“Titik berat program adalah peningkatan kapasitas dan kualitas layanan transportasi massal yang aman, nyaman, cepat dengan biaya terjangkau,” ujarnya lagi.

Menurut Fauzi lagi, DKI saat ini tengah berupaya meningkatkan mutu hidup warganya dengan menciptakan lapangan kerja. Kebijakannya berlandaskan pada pro job, pro poor, pro growth atau kebijakan yang berpihak kepada pekerja, masyarakat miskin dan pertumbuhan.

“Pengangguran turun dari 12,57 persen menjadi 12,16 persen. Angka pengangguran tersebut turun tahun 2009 menjadi 12,15 persen dan untuk tahun 2010 per februari turun menjadi 11,32 persen,” ungkapnya.

Selain dihadiri oleh jajaran Pemrpov DKI dan DPRD, Paripurna HUT Jakarta ini juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.

Dalam HUT Jakarta yang hampir lima abad ini, masyarakat menilai masih banyak janji Pemerintah DKI yang belum terwujud untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.

Sejumlah warga berharap penataan Kota Jakarta segera dibenahi. Selain masalah banjir, kemacetan masih menjadi harapan utama warga Jakarta agar segera dapat diselesaikan. (hs)
• VIVAnews

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: