BebasBanjir2015

ITB

ITB Rencanakan Buat Road Map Penanggulangan Banjir Bandung

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/  02/06/2010

BANDUNG, (PRLM).- Institut Teknologi Bandung (ITB) merencakan untuk membuat road map (pemetaan jalan) mengenai penanggulangan Banjir di Kota Bandung khususnya Bandung Selatan. Road map ini nantinya sebagai alternatif untuk menanggulangi masalah tersebut karena sudah berbagai usaha yang dilakukan untuk mengatasi banjir di Bandung Selatan, namun belum menunjukkan keberhasilannya.

Hal ini dikemukakan Rektor ITB, Akhmaloka, saat jumpa pers di Gedung Rektorat ITB, Jln. Taman Sari No. 64, Bandung, Rabu (2/6). Menurut dia, ITB bersama LSM Garda Caah, Kelompok Riset Cekungan Bandung, Pemerintah setempat, dan Warga akan menyepakati secara bersama untuk menanggulangi banjir tersebut.

Akhmaloka mengatakan, ketidakberhasilan upaya tersebut terletak pada tidak sistemik solusi yang diberikan sehingga tidak dapat menyelesaikan akar permasalahan banjir yang sesungguhnya ada. “Jangan sampai banjir Bandung Selatan ditangani oleh orang luar negeri,” ujarnya menambahkan.

Menurut Akhmalika, program road map ini, bukan untuk mengganti program yang sebelumnya melainkan untuk melengkapi. Oleh karena itu, ITB yang memang komitmen dalam penelitian dan inovasi ingin berperan aktif dalam mengatasi masalah penanganan banjir di Bandung Selatan.

“Intinya, ITB sebagai bagian masyarakat Bandung ingin memberikan kontribusi dalam penanganan banjir di Bandung Selatan secara baik. Dan, akan menanggulangi banjir secara bersama-sama dari seluruh pihak yang terkait,” ujarnya.

Menurutnya, dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera merealisasikan road map tersebut. “Secepatkan akan kita realisasikan, karena kami telah berkonsultasi dan berdiskusi untuk mengatasi masalah banjir Bandung Selatan ini dengan berbagai pihak seperti LSM, unsur pemerintah, para ahli dan tentunya masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Anggota Kelompok Riset Cekungan Bandung, T. Bachtiar mengatakan, sangat mendukung road map tersebut karena empat program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah untuk menanggulangi banjir kurang efektif karena program yang mereka anggap solusi terbaik, tetap saja tidak mampu mengatasi banjir. Empat program yang dimaksudkan Bachtiar yakni penyedotan, pengerukan, pompanisasi dan pembentengan.

Bachtiar menambahkan, penyebab utama banjir dikarenakan lingkungan hutan di cekungan Bandung sudah rusak. Sehigga, air dan lumpur langsung ke Sungai Citarum. “Ketebalan Lumpur di Majalaya mencapai 40 sentimeter saat anak Sungai Citarum meluap,” ujar Bachtiar. (CA-05/das)***

ITB Akan Buat Road Map Pengendalian Banjir Bandung Selatan

Tya Eka Yulianti – detikBandung

Sumber: http://bandung.detik.com/ 02/06/2010

Bandung – Permasalahan banjir yang seringkali terjadi di Bandung Selatan, membuat ITB terpikir untuk membuat rencana strategis atau road map. Road map yang akan berisi rencana strategis jangka pendek, menengah dan panjang itu akan mulai disusun dan siap dalam waktu 2 minggu.

“Road map yang akan kami buat adalah sumbangan ITB untuk banjir di Bandung Selatan,” ujar Ibnu Sabri, Ketua Tim Penyusun Road Map Pengendalian Banjir Bandung Selatan saat dihubungi detikbandung via telepon selularnya, rabu (2/6/2010).

Meski road map dibuat oleh ITB, namun didalamnya tidak berisi rekomendasi yang bersifat struktural. Road map akan memuat rencana-rencana strategis yang lebih bersifat sosial.

“Seperti pemberian penyuluhan pada masyarakat di hulu. Mereka perlu diberi penyuluhan bagaimana memanfaatkan lahan. Karena banjir di Bandung Selatan juga mengandung lumpur luruhan dari hulu,” jelasnya.

Dituturkan Ibnu, road map yang disusun tersebut nantinya tidak akan ditawarkan pada pemerintah. Jika pemerintah mau memanfaatkannya, meraka bisa memintanya langsung pada ITB.

“Road map ini kami buat untuk masyarakat. Kami tidak mau memunculkan kesan kalau kami membuat road map ini supaya dapat proyek dari pemerintah. Kalau pemerintah mau pakai, ya silahkan, tapi kami tidak menawari,” tuturnya.

Hari ini, Rabu (2/6/2010) dilakukan forum pertemuan antara ITB dan masyarakat yang berkaitan dengan banjir Bandung Selatan. Pertemuan tersebut diakukan untuk menampung informasi, keterangan dan aspirasi masyarakat.

Dibuka oleh rektor ITB Akhmaloka dan dihadiri oleh sejumlah tokoh. Di antaranya dari ormas Garda Caah, pakar lingkungan Bachtiar dan Alumni ITB Purnomo Sidi.

(tya/ern)

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: