BebasBanjir2015

Forum DAS

Forum DAS Multi Pihak (DAS Agam Kuantan)

Latar Belakang

Deklarasi Forum DAS

Deklarasi Forum DAS

Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai bagian dari pembangunan wilayah sampai saat ini masih menghadapi berbagai masalah yang kompleks dan saling terkait, antara lain ditunjukkan dengan masih belum adanya keterpaduan antar sektor, antar instansi dan antar daerah serta partisipasi masyarakat yang belum optimal dalam pengelolaan DAS, yang berujung pada kerusakan DAS yang semakin mengkhawatirkan.

Degradasi kondisi DAS yang ditandai dengan semakin seringnya terjadi peristiwa banjir, tanah longsor dan kekeringan diakibatkan oleh pesatnya pemanfaatan sumberdaya alam yang kurang terkoordinasi, telah menimbulkan keprihatinan banyak pihak. Kecenderungan tersebut semakin meningkat pada era otonomi daerah, menimbulkan kerugian nasional yang sangat besar berupa kerusakan infrastruktur sosial ekonomi, rusaknya berbagai asset pembangunan dan pada gilirannya menyebabkan terganggunya tata kehidupan masyarakat, tak terkecuali di Propinsi Sumatera Barat.

Di sisi lain, tidak bisa dipungkiri, dalam konteks kebijakan makro, lebih-lebih kecenderungan ini meningkat pada era otonomi daerah, pengelolaan sumberdaya alam pada DAS lebih diorientasikan pada peran economic development dan mengabaikan wawasan lingkugan.Akibatnya kerusakan lingkungan yang seharusnya tidak terjadi, malah menimbulkan kerusakan hutan dan lahan yang cukup parah pada daerah hulu dan semakin meluasnya lahan kritis.

Sementara itu, terjadinya pertambahan penduduk dan meningkatnya berbagai aktivitas ekonomi dan sosial, telah menimbulkan dampak yang tidak menguntungkan terhadap kualitas lingkungan. Kebutuhan terhadap lahan untuk menampung segala aktivitas semakin bertambah dan eksploitasi kekayaan alam semakin meningkat, sehingga daya dukung lingkungan mengalami tekanan yang semakin berat. Berkurangnya luas hutan dan kawasan resapan, menyebabkan telah terganggunya kualitas, kuantitas dan kontinyuitas sumber daya air pada gilirannya telah mengganggu kebutuhan air irigasi dan PLTA serta langkanya sumber air pada beberapa tempat dalam kawasan DAS.

Masalah-masalah yang terjadi dalam ekosistem DAS tersebut telah menjadi perhatian banyak pihak, namun demikian pemecahannya sering hanya dari sudut pandang satu sektor saja, atau bersifat lokalitas tanpa memandang DAS sebagai satu kesatuan ekosistem yang utuh dari hulu sampai dengan hilir. Padahal dengan era otonomi daerah, permasalahan-permasalahan DAS telah berkembang menjadi lebih kompleks dan rumit karena banyak DAS yang lintas Kabupaten/Kota bahkan lintas Propinsi.

Pengelolaan sumberdaya alam dalam suatu DAS harus dirumuskan secara holistik yaitu memandang masalah secara utuh, terpadu dan memecahkannya secara multidisiplin, lintas sektoral, lintas daerah sesuai dengan konsepsi DAS sebagai kesatuan ekosistem. Pengelolaan DAS yang terpadu dan komprehensif perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah Propinsi Sumatera Barat dan Kabupaten / Kota serta stakeholders lainnya. Apalagi Pemerintah Daerah Sumatera Barat telah mencanangkan visi sebagai Propinsi Konservasi dan memiliki peran dan posisi yang sangat strategis, sebagai daerah hulu dari 4 (empat) Propinsi. Ke depan kita perlu mengembangkan potensi tersebut menuju masyarakat yang sejahtera dan hutan tetap lestari sehingga pembangunan DAS dalam economic development, community development dan environmental services bisa berimbang. Lahan-lahan kritis dan gundul kembali hijau, air sungai yang bersih tersedia sepanjang tahun, musim hujan tidak lagi terjadi banjir dan longsor, musim kemarau tidak lagi kekeringan.

Wagub Sumbar Prof.. DR. Ir. Fachri Ahmad, MSc, saat penanda tanganan deklarasi Forum DAS

Wagub Sumbar Prof.. DR. Ir. Fachri Ahmad, MSc, saat penanda tanganan deklarasi Forum DAS

Untuk itu dalam rangka menjamin pemanfaatan sumber daya alam yang lestari, pemerataan pembangunan, pelayanan yang adil serta efisien maka setiap stakeholders yang berada pada wilayah DAS seyogyanya duduk bersama untuk mengelola DAS sebagai sumber daya alam yang lestari. Dalam hal ini diperlukan adanya suatu wadah untuk berkoordinasi, berkomunikasi dan berkonsultasi untuk memecahkan setiap permasalahan yang ada dan menghilangkan setiap potensi konflik.

Bertitik tolak dari kondisi dan pemikiran diatas, untuk penguatan partisipasi semua stakeholders sehingga dapat meningkatkan keberhasilan kegiatan-kegiatan pengelolaan DAS, maka pada tahun 2003, setelah melalui serangkaian diskusi dan diseminasi pada 15 Kabupaten/Kota di Propinsi Sumatera Barat, wacana dan keinginan untuk membentuk suatu wadah komunikasi, koordinasi dan konsultasi dalam pengelolaan DAS di Propinsi Sumatera Barat semakin kuat. Menindaklanjuti hasil diskusi dan diseminasi tersebut, maka Balai Pengelolaan DAS Agam Kuantan melakukan kegiatan lokakarya Optimalisasi Pengelolaan DAS dan memfasilitasi pembentukan Forum Pengelolaan DAS Propinsi Sumatera Barat. Dari lokakarya ini disepakati Tim Formatur yang diberi amanat untuk mempersiapkan terbentuknya Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Sumatera Barat. Dan setelah bekerja kurang lebih selama enam bulan, akhirnya Tim Formatur berhasil menyusun Kepengurusan Organisasi Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Propinsi Sumatera Barat yang keanggotaannya mencakup seluruh stakeholder yang terkait dalam pengelolaan DAS di Propinsi Sumatera Barat.

Tujuan

Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Sumatera Barat berfungsi sebagai wadah pengkajian, konsultasi, koordinasi dan komunikasi para pihak yang berkepentingan dengan pengelolaan DAS, dan bertujuan untuk : Menyelenggarakan pengkajian, konsultasi, koordinasi dan komunikasi dalam rangka terwujudnya keterpaduan dan keserasian dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, monitoring dan evauasi DAS sebagai masukan kepada pengambil keputusan baik kepada eksekutif maupun legislatif di tingkat Pusat dan Daerah.

Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Propinsi Sumatera Barat, dideklarasikan dan dikukuhkan pada tanggal
5 Oktober 2004 di Padang. Dalam pelaksanaan kegiatannya Forum berkantor pada Sekretariat Forum, Jl. Khatib Sulaiman No. 46, telp. (0751) 7055864, dengan struktur organisasi dan kepengurusan seperti terlihat pada Tabel 1.

Tugas Pokok dan Kewenangan

ForumTugas pokok Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Propinsi Sumatera Barat adalah melakukan pengkajian tentang kebijakan, rencana, pelaksanaan kegiatan dan dampak kegiatan pengelolaan DAS di Sumatera Barat sebagai masukan kepada pengambil keputusan baik kepada eksekutif maupun legislatif di tingkat Pusat dan daerah.

Forum Pengelolaan DAS Propinsi Sumatera Barat mempunyai fungsi :

  • Mengkaji kebijakan, rencana dan program yang sedang dan akan dilaksanakan dalam pengelolaan DAS.
  • Mengkaji permasalahan-permasalahan yang timbul akibat kegiatan-kegiatan pengelolaan DAS dan bencana alam.
  • Memberi pertimbangan dan saran pemecahan masalah kepada Menteri, Gubernur, Bupati / Walikota, antara lain mengenai :

a. Penggunaan dan pemanfaatan wilayah DAS sesuai dengan kemampuannya (daya dukungnya).

b. Pengembangan dan pemanfaatan sumberdaya air.

c. Pelaksanaan penambangan bahan galian di dalam DAS.

d. Penentuan lokasi, cara, bentuk konservasi tanah dan air serta reklamasi lahan bekas tambang.

e. Pengendalian bencana alam longsor dan daya rusak air seperti banjir dan kekeringan.

f. Pelaksanaan Rehabilitasi dan konservasi DAS.

  • Memfasilitasi dan atau menyelenggarakan rapat-rapat Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Propinsi Sumatera Barat  antar wilayah administrasi dalam rangka komunikasi, konsultasi, sosialisasi dan koordinasi pengelolaan DAS.

Agar dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik, maka Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Propinsi Sumatera Barat diharapkan mempunyai wewenang berikut :

  • Mengundang dan menyelenggarakan rapat rutin dan insidentil dalam rangka menyelesaikan konflik antar kepentingan instansional, golongan masyarakat dan antar daerah.
  • Merekomendasikan prioritas penggunaan dan pemanfaatan wilayah DAS untuk keamanan in-situ dan ex-situ serta kesejahteraan masyarakat.
  • Merekomendasikan kegiatan Rehabilitasi hutan dan Lahan, pembangunan bangunan konservasi tanah dan air di wilayah DAS dan pembangunan bangunan pengamanan aliran air untuk perlindungan DAS dan investasi vital yang ada dan upaya antisipasi bahaya banjir, erosi, sedimentasi dan kekeringan.
  • Memberikan saran pertimbangan terhadap kegiatan pertambangan bahan galian terutama yang merubah permukaan tanah wilayah DAS berikut reklamasinya.
  • Memberi masukan kepada Menteri / Gubernur / Bupati / Walikota tentang potensi masalah yang mungkin timbul akibat penggunaan dan pemanfaatan wilayah DAS serta konflik yang terjadi antar instansi / Unit Pelaksana Teknis / Golongan / Daerah.
  • Memberikan rekomendasi atau saran pertimbangan kepada Menteri / Gubernur / Bupati / Walikota dalam penenentuan kebijakan pengelolaan DAS.
  • Menyampaikan laporan perkembangan penyelenggaraan kebijakan pengelolaan DAS kepada
    Menteri/Gubernur/Bupati/walikota.

Tata Kerja Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Propinsi Sumatera Barat

Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Propinsi Sumatera Barat dengan instansi atau lembaga lain pada dasarnya adalah bersifat konsultatif dan koordinatif karena Forum ini adalah lembaga non strukrural dan independen. Untuk melaksanakan fungsi dan tugasnya, Forum Pengelolaan DAS Propinsi Sumatera Barat secara berkala maupun setiap saat diperlukan dapat mengadakan rapat / sidang / musyawarah baik bersifat pleno, terbatas maupun gabungan, paling sedikit 2 (dua) kali setiap tahun, yaitu menjelang musim kemarau dan menjelang musim penghujan.

Jajaran pengurus Forum DAS saat Pengukuhan

Jajaran pengurus Forum DAS saat Pengukuhan

Apabila terjadi masalah / konflik, maka pihak yang merasa dirugikan baik instansi / UPT / swasta / kelompok masyarakat dapat mengajukan masalahnya kepada Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Propinsi Sumatera Barat dengan alamat Sekretariat.

Selanjutnya Forum Pengelolaan DAS Propinsi Sumatera Barat mengadakan rapat koordinasi untuk
membicarakan masalah / konflik tersebut sehingga dapat dirumuskan alternatif pemecahan yang dapat diterima pihak yang berkonflik.

Dalam rapat koordinasi tersebut Forum dapat mengundang organisasi / personil lain di luar Forum untuk
mendapatkan data dan keterangan yang lebih lengkap dan akurat.Hasil atau kesepakatan dalam rapat koordinasi disampaikan kepada Menteri / Gubernur / Bupati / walikota sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan lebih lanjut.

Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Propinsi Sumatera Barat diharapkan dapat menjadi mitra pihak-pihak
pengelola sumber daya alam DAS dengan tetap mempertahankan indepedensinya, terbuka, adil dan tidak memihak salah satu kepentingan. Karena itu keterlibatan para pakar dari Perguruan Tinggi, Lembaga Penelitian, Lembaga masyarakat dengan latar belakang disiplin ilmu yang berbeda (multidisiplin) sangat penting dalam melakukan pengkajian suatu masalah.

Pembiayaan

Biaya yang sangat dibutuhkan untuk menjalankan Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Propinsi Sumatera Barat adalah biaya operasional kesekretariatan seperti peralatan komputer, alat komunikasi, bahan
dan alat tulis, upah / honor tenaga staf dan rapat rutin yang bisa dijadwalkan. Sedangkan biaya operasional yang bersifat eksidental misalnya untuk pengkajian suatu kasus baik pada tingkat kebiajakan, rencana atau dampak dari kegiatan di lapangan.

Pembiayaan diharapkan dapat dialokasikan kepada APBN atau APBD, serta sumber-sumber lain yang tidak
mengikat seperti para pemanfaat sumberdaya air, hutan dan lahan, serta lembaga pemerhati lingkungan yang memungkinkan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Struktur Organisasi dan Kepengurusan Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Propinsi Sumatera Barat

Ketua Forum DAS, Prof. Budjang Rusman,Perwakilan Akademisi dari Universitas Andalas

Ketua Forum DAS, Prof. Budjang Rusman,Perwakilan Akademisi dari Universitas Andalas

Sekretaris Forum DAS, DR. Anang Sudarna (saat ini telah digantikan oleh Ir. Djonli, MF),Perwakilan Pemerintah dari BP DAS Agam Kuantan

Sekretaris Forum DAS, DR. Anang Sudarna (saat ini telah digantikan oleh Ir. Djonli, MF),Perwakilan Pemerintah dari BP DAS Agam Kuantan

Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Propinsi Sumatera Barat lahir dari kesepakatan bersama dalam mewujudkan pengelolaan DAS terpadu di Propinsi Sumatera Barat. Diharapkan, ke depan akan muncul suatu komitmen yang disepakati berdasarkan keadaan dan permasalahan yang ada dalam pengelolaan DAS di Propinsi Sumatera Barat, sehingga diharapkan mampu memberikan spirit bagi sinergisitas antar dalam pengelolaan DAS. ejalan dengan itu, Forum Pengelolaan DAS Multi Pihak Propinsi Sumatera Barat, hendaknya dapat mengambil peran yang strategis dan keberadaannya dapat memberi kontribusi nyata dalam upaya-upaya perbaikan kondisi lingkungan dan sumber daya alam pada semua DAS di Propinsi Sumatera Barat. orum ini juga diharapkan dapat memfasilitasi konsultasi dan komunikasi antar pihak pada DAS di Propinsi Sumatera Barat sehingga menghasilkan pemikiran atau bahan masukan secara objektif dan netral bagi Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Legislatif. Atas dasar masukan-masukan dari Forum Pengelolaan DAS Propinsi Sumatera Barat, diharapkan adanya peningkatan dan penguatan kesepahaman pola pikir, persepsi dan kebersamaan tindak sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak dalam pengelolaan DAS.khirnya kesepakatan dan kesediaan semua pihak yang terkait () untuk melaksanakan komitmen bersama yang mengacu pada aturan main yang berlaku, merupakan harapan dan sarana dalam upaya mencapai tujuan pengelolaan DAS yang lestari dan berkelanjutan, khususnya pada DAS di Propinsi Sumatera Barat.

Terakhir Diperbaharui ( Wednesday, 05 September 2007 )

Sumber: http://www.bpdas-agamkuantan.net/

Struktur Forum Multipihak DAS Ciliwung Cisadane

Struktur Organisasi Forum Multipihak Peduli DAS Save Our Jakarta

Dewan Pembina

MS Kaban
Gubernur DKI Jakarta
Gubernur Jawa Barat

Dewan Pengarah

Dr. Muslimin Nasution, APU
Dr. Djamaluddin
Dirjen RLPS
Kepala BP DAS Citarum-Ciliwung

Dewan Pakar

Dedi R Prawiraatmadja

Pengurus

Ketua : Dr Adjat Sudradjat MS (Nectar Indonesia)
Wakil Ketua : Dr. Elan Masbulan (TA. Bapenas)

Sekretaris : Cepi Al Hakim (Green Community)
Wakil Sekretaris : Wahdat Kurdi (Nectar Indonesia)

Bendahara : Ruli Indrawan (Green Community)
Wakil Bendahara :

Bidang Kebijakan dan Perencanaan DAS

Ketua : Dedi Suhartrislakhadi (Pusdiklat Kehutanan)
Anggota : Nandang (Dit Pengelolaan DAS, Dephut)
Adrian (Pemda Kab Bogor)

Bidang Hukum dan Perundang-undangan

Ketua : Rahman (ICHEF)
Anggota : Solahuddin (LSM Gertasi)

Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Masyarakat

Ketua : Sumardjo (FEMA IPB)
Anggota : Safrudin Ahmad (Staf Ahli Meneg KUKM)
Deva P Almadya (LPM IPB)
Dodi Santosa, SP
Kepala Cabang PT Telkom Bogor
Jarno (PT Telkom)

Bidang Litbang dan Pemantauan Lingkungan

Ketua : Latifah (LSM Rimbawan Muda Indonesia)
Anggota : Bambang I (Kelompok Tani Megamendung)
Ade (PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor)
H. Badri ( Kelompok Tani Cisarua)
Irwan S (PT Antam Tbk)
Agus Wiyanto (Pusdiklat Kehutanan)
Otjim (Dinas Pertamanan Kota Bogor)

Bidang Konservasi dan Rehabilitasi DAS

Ketua : Agus Hikmat (KSH IPB)
Anggota : Heri Ernawan (BP DAS Citarum Ciliwung)
Luki Takniajaya (Taman Nasional Gunung Halimun Salak)
Hezlisyah Siregar (ADM KKPH Perum Perhutani Bogor)
Edi Snardi (Perum Perhutani KPH Bogor)
Budiman Supandi (PDAM Kab Bogor)
Abah Toni (Kelompok Tani Gn Salak)
A. M. Humaedi (Pemda kab Bogor)

Bidang Hubungan Kerjasama Antar Lembaga

Ketua : Jasfar Rizal (Kadin)
Anggota : H.Hamid (Gapensi)
Asep Firdaus (Pemda Kota Bogor)
Danny R (Dinas Cipta Karya Kab Bogor)

Bidang Humas dan Informasi

Ketua : M.Samhudi Tanara (Green Community)
Anggota : Reza (LKBN Antara)
Rasyid A Hakim (HU Republika)
Hesti (Kompas)

Sumber: http://forumdasciliwungcisadane.blogspot.com/2008/07/struktur-forum-multipihak-das-ciliwung.html

Kamis, 2008 Juli 31

FORUM MULTIPIHAK DAS CILIWUNG – CISADANE (SAVE OUR JAKARTA)

Tujuan Forum :

Forum berfungsi sebagai wadah pengkajian, konsultasi, koordinasi dan komunikasi para pihak yang berkepentingan dengan pengelolaan DAS Ciliwung-Cisadane, sebagai Das Prioritas yang berperan strategis dalam menjaga stabilitas Ibukota RI, DKI Jakarta.

Forum ini dibentuk dengan tujuan untuk : Menyelenggarakan pengkajian, konsultasi, koordinasi dan komunikasi dalam rangka terwujudnya keterpaduan dan keserasian dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, monitoring dan evaluasi Daerah Aliran Sungai Ciliwung-CIsadane sebagai masukan kepada pengambil keputusan baik kepada eksekutif maupun legislative di tingkat pusat dan daerah.

Forum Multipihak Peduli DAS Save Our Jakarta dideklarasikan dan dikukuhkan pada tanggal …..di Bogor.
Sekretariat Forum DAS beralamat di Jalan Lawang Gintung no 39

Tugas Pokok dan Kewenangan :

Melakukan kajian tentang kebijakan, rencana, pelaksanaan kegiatan dan dampak kegiatan pengelolaan DAS yang melewati DKI Jakarta sebagai masukan kepada pengambil keputusan baik kepada eksekutif maupun legislatif di tingkat pusat dan daerah.

Fungsi Forum :

  1. Mengkaji kebijakan, rencana dan program yang sedang dan akan dilaksanakan dalam pengelolaan DAS;
  2. Mengkaji permaslahan permasalahan-permasalahan yang timbul akibat kegiatan-kegiatan pengelolaan DAS dan bencana alam;
  3. Memberi pertimbangan dan saran pemecahan masalah kepada Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota, antara lain mengenai :

a). Penggunaan dan pemanfaatan wilayah DAS sesuai dengan kemampuannya (daya dukung),

b). Pengembangan dan pemanfaatan sumberdaya air,

c). Pelaksanaan penambangan bahan galian di areal DAS,

d). Penentuan lokasi, cara bentuk konservasi tanah dan air serta reklamasi lahan bekas tambang, e). Pengendalian bencana alam longsor dan daya rusak air seperti banjir dan kekeringan,

f). Pelaksanaan rehabilitasi dan konservasi DAS,

Tugas dan Wewenang Forum :

Memfasilitasi dan atau menyelenggarakan rapat-rapat Forum Multipihak Peduli DAS Save Our Jakarta antar wilayah administrasi dalam rangka komunikasi, konsultasi, sosialisasi dan koordinasi pengelolaan DAS.

Agar dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik, maka forum DAS memiliki wewenang :

  1. Mengundang dan menyelenggarakan rapat rutin dan insidentil dalam rangka menyelesaikan konflik antar kepentingan instansi, para pihak, golongan masyarakat dan antar daerah,
  2. Merekomendasikan prioritas penggunaan dan pemanfaatan wilayah DAS untuk keamanan in-situ dan ek-situ serta kesejahteraan masyarakat,
  3. Merekomendasikan kegiatan rehabilitasi lahan dan hutan kritis, pembangunan bangunan konservasi tanah dan air di wilayah DAS dan pembangunan bangunan pengamanan aliran air untuk perlindungan DAS dan investasi vital yang ada dan upaya antisipasi bahaya banjir, erosi, sedimentasi dan kekeringan,
  4. Memberikan saran pertimbangan terhadap kegiatan pertambangan bahan galian terutama yang merubah permukaan tanah wilayah DAS berikut reklamasinya,
  5. Memberikan masukan kepada Menteri/Gubernur/Bupati/Walikota tentang potensi maslah yang mungkin timbul akibat penggunaan dan pemanfaatan wilayah DAS serta konflik yang terjadi antar instansi/unit pelaksana teknis/golongan masyarakat/para pihak/antar daerah,
  6. Memberikan rekomendasi atau saran pertimbangan kepada Menteri/Gubernur/Bupati/Walikota dalam penentuan kebijakan pengelolaan DAS,
  7. Menyampaikan laporan perkembangan penyelenggaraan kebijakan pengelolaan DAS kepada Menteri/Gubernur/Bupati/Walikota,

Hubungan Tata Kerja Forum DAS :

Tata kerja Forum Multipihak Peduli DAS Save Our Jakarta dengan instansi atau lembaga lain pada dasarnya adalah konsultatif dan koordinatif karena forum ini adalah lembaga non struktural dan independen.

Untuk melaksanakan fungsi dan tugasnya, Forum Multipihak Peduli DAS Save Our Jakarta secara berkala maupun setiap saat diperlukan dapat mengadakan rapat/sidang/musyawarah baik bersifat pleno, terbatas maupun gabungan, paling sedikit 2 (dua) kali setiap tahun, yaitu menjelang musim kemarau dan menjelang musim penghujan. Apabila terjadi masalah/konflik, maka pihak yang merasa dirugikan baik instansi/unit pelaksana teknis/para pihak/golongan masyarakat/daerah dapat mengajukan masalahnya kepada forum dengan alamat sekretariat. Selanjutnya forum mengadakan rapat koordinasi untuk membicarakan masalah/konflik tersebut sehingga dapat dirumuskan alternatif pemecahan yang dapat diterima pihak yang berkonflik.

Diposting oleh saveourjakarta di 22:46 0 komentar

Hasil Pertemuan Multipihak DAS Ciliwung Cisadane (28 Februari 2008)

BERITA ACARA PERTEMUAN TIM FORMATUR

Pembentukan Forum Peduli DAS Ciliwung dan Gerakan Penghijauan, Bogor, 28 Februari 2008

Peserta :
1. Nandang (Dit Pengelolaan DAS, Dephut)
2. Dedy R Prawiraatmadja (Nectar Indonesia)
3. Latipah Hendarti (RMI)
4. Rahman P (Ichef)
5. Ferdi (Ichef)
6. Elan Masbulan (TA Bappenas)
7. M. Samhudi Tanara (Media DAS)
8. Heri Ernawan (BP DAS Citarum – Ciliwung, Dirjen RLPS, Departemen Kehutanan RI)
9. Reny S (PDAM Kota Bogor)
10. Rully Indrawan (Green Community)

Pelaksanaan :
Hari : Kamis
Tanggal : 28 Februari 2008
Jam : 11.00 s.d. selesai
Tempat : Ruang Rapat PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor,
Jl. Siliwangi – Bogor

Agenda :
a. Usulan Nama Forum
b. Usulan Pembentukkan Badan Hukum
c. Pembentukkan Formatur

Hasil Pertemuan :

  1. Peserta rapat sepakat pemberian nama forum diserahkan kepada formatur, selanjutnya diberitahukan kepada seluruh peserta.
  2. Peserta rapat sepakat sebutan ”Save Our Jakarta” menjadi campaign forum.
  3. Peserta rapat sepakat setelah ditemukan nama forum agar segera dibentuk badan hukum. Alternatif badan hukum yang akan menaungi forum disepakati berupa “Perserikatan Perdata” dan bukan Yayasan.
  4. Peserta rapat sepakat, segala perkembangan terkait dengan perkembangan forum agar diinformasikan kepada seluruh anggota tim kecil.
  5. Peserta rapat sepakat tim formatur diserahkan kepada saudara Cepi Alhakim, Rully Indrawan dan M. Samhudi Tanara.
  6. Peserta rapat sepakat memberikan kewenangan pada tim formatur untuk mengambil langkah-langkah segera agar terbentuknya forum secara definitive.
  7. Peserta rapat sepakat untuk penyusunan Draft Visi, Misi dan Strategi dibahas dalam rapat lanjutkan setelah forum terbentuk.

Tugas Formatur :

  1. Menginformasikan nama forum kepada seluruh anggota tim kecil, jika forum sudah memiliki nama.
  2. Menyusun personalia forum, selanjutnya dikonsultasikan kepada seluruh tim kecil.
  3. Mencarikan tempat untuk Sekretariat Forum
  4. Berkoordinasi dengan Pak Nandang (Ditjen RLPS Dephut) guna kelancaran terbentuk dan peresmian berdirinya forum.
  5. Tim Formatur mengundang rapat lanjutan jika dipandang perlu.Notulen,
    M. Samhudi TanaraDiposting oleh saveourjakarta di 22:45 0 komentar

Hasil Pertemuan Multipihak DAS Ciliwung Cisadane (5 Februari 2008)

BERITA ACARA PERTEMUAN MULTI PIHAK
“ Pembentukan Forum Peduli Kali Ciliwung Dan Gerakan Penghijauan Dan Rehabilitasi Lahan Kritis Serta Pembangunan Kampung Konservasi ”
Bogor, 5 Februari 2008

Peserta :
1. Nandang (Dit Pengelolaan DAS, Dephut)
2. Latipah Hendarti (RMI)
3. Dedi Heryadi (Setjen Dephut)
4. Deddy Suhartrislakhadi (Pusat Diklat)
5. Agus Wiyanto (Pusat Diklat)
6. Dr. Adjat Sudradjat (Fasilitator-Nectar Indonesia)
7. M. Samhudi Tamara (Media DAS)
8. Wahdat Kurdi, STP (Nectar Indonesia)
9. Elan Masbulan (TA Revitalisasi PEL Bappenas)
10. RN Hakim (Republika)
11. Hesti (Kompas)
12. Annisa DT (RRI Bogor)
13. Riza Harahap (LKBN Antara)
14. Budiman Supiandi (PDAM Kab Bogor)
15. Sulaeman (PDAM Kab Bogor)
16. Otjim W (Dinas Pertamanan Kota Bogor)
17. Harun Al Rasyid (Bappeda Kota Bogor)
18. Luki Tukniajaya (Balai Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, Dephut)
19. Heri Ernawan (BP DAS Citarum – Ciliwung, Dirjen RLPS, Departemen Kehutanan RI)
20. A. Rozak (BP DAS Citarum – Ciliwung, Dirjen RLPS, Departemen Kehutanan RI)
21. Cepi Al Hakim, STP (Media DAS)
22. Irwan S. (PT Aneka Tambang Tbk, UBPE Pongkor)
23. P Irawan (PDAM Kota Bogor)
24. A.M. Humaedi (Distanhut, Kab Bogor)
25. Pudjiastuti (Bappeda Kota Bogor)
26. Reny S (PDAM Kota Bogor)
27. Indra M Rusli (Asda II Kota Bogor)
28. Hidmat (Dinas Agribisnis)
29. Danny R (Dinas Cipta Karya Kab Bogor)
30. Edy Mulyadi (Dinas Cipta Karya Kab Bogor)
31. Yasfar Rizal (Kadin Kabupaten Bogor)
32. H. TB. A. Hamid (Kadin Kab Bogor, Tokoh Masyarakat)
33. Edi Sanardi (Perum Perhutani)
34. Tb. M. Sulaeman (Kadin Kab Bogor)
35. Jarno (PT Telkom Bogor)
36. Rully Indrawan (Green Community)
37. Thomas Nugroho (PSP IPB)
38. Jhone Abdul (Media DAS)

Agenda :
Hari : Selasa
Tanggal : 5 Februari 2008
Jam : 10.00 s.d. selesai
Tempat : Ruang Rapat II Kantor Walikota Bogor,
Jl. Ir. H. Juanda, Bogor (samping Hotel Salak)

Agenda :

  • Presentasi Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Lokal kawasan DAS Oleh Elan Masbulan (TA Revitalisasi PEL Bappenas)
  • Presentasi Informasi Kondisi Das Kritis Di Indonesia Dan Penanganan Das Ciliwung Dalam Rangka Menekan Volume Banjir Jakarta Kedepan Oleh Bapak Nandang (Dit Pengelolaan DAS, Dirjen RLPS, Departemen Kehutanan RI)
  • Penguatan Kelembagaan Forum Masyarakat Peduli DAS Ciliwung (Ciliwung Society Forum) sebagai Working Group ;
    Fasilitator : Dr. Ir. Adjat Sudradjat, MS (Penasehat Media DAS)

Hasil Pertemuan :

  1. Seluruh Peserta setuju untuk membentuk Forum Save Our Jakarta dengan alternatif nama :
    a. Masyarakat Peduli DAS Ciliwung,
    b. Forum Masyarakat Peduli DAS Kab dan Kota Bogor,
    c. Forum/ Paguyuban DAS Bogor,
    d. Paguyuban Kali Ciliwung Lestari,
    e. Save Our Jakarta Forum,
  2. Membentuk Formature / Tim Kecil yang terdiri dari :
    a. Pemda Kab Bogor (Dinas Kehutanan Kab Bogor, Bpk Chumaidi);
    b. Pemda Kota Bogor (DLHK);
    c. Jurnalis (Media DAS, Cepi, Samhudi);
    d. NGO (RMI, Latipah);
    e. Perum Perhutani (Adm KPH Bogor);
    f. PT Antam (Bpk. Irwan S);
    g. PDAM Kota Bogor (Bu Reni);
    h. PDAM Kab Bogor (Bpk. Budiman)
    f. Universitas (IPB, Bpk Thomas, Bpk Sumardjo);
    g. Asosiasi Kadin (Bpk. Yasfar);
    h. Swasta (Bpk. Rahman);
    i. Departemen Pusat (Bpk. Nandang);
    j. Diklat (Bpk. Dedi S);
    j. Bappenas (Bpk. Elan Masbulan);
    k. Nectar (Bpk. Adjat S, Dedy R);
    l. Green Community (Rully Indrawan)

Dengan tugas:

  1. Memberikan Usulan nama kepada forum;
  2. Merumuskan Draft Visi, misi dan strategi;
  3. Merumuskan kelembagaan forum, termasuk lainnya yang terkait dengan forum tersebut, misalnya mengenai alternatif pembelanjaan / biaya (kelembagaan trust fund);
  4. Tugas tersebut diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu 3 minggu yang akan datang untuk dilaporkan kepada forum (Tanggal dan tempat akan disampaikan menyusul);
  5. Koordinator untuk tim kecil di pegang oleh media DAS;
  6. Pertemuan yang akan datang deklarasi Forum, pemilihan ketua, dan penentuan sekretariat;
  7. Tim kecil memberikan gambaran program/agenda yang akan dilaksanakan forum;
  8. Inventarisasi calon mitra lain yang potensial;
  9. Pertemuan tim kecil direncanakan akan dilaksanakan di PDAM Kota Bogor (Tanggal menyusul);Notulen,
    Cepi Al Hakim
    Diposting oleh saveourjakarta di 22:42 0 komentar

Pertemuan Multipihak DAS Ciliwung-Cisadane (18 Desember 2007)

BERITA ACARA PERTEMUAN MULTI PIHAK
“ Pembentukan Forum Peduli Kali Ciliwung Dan Gerakan Penghijauan Dan Rehabilitasi Lahan Kritis Serta Pembangunan Kampung Konservasi ”
Bogor, 18 Desember 2007

Peserta :
1. Dr. Adjat Sudradjat (Fasilitator-Nectar Indonesia)
2. Prof. Dr. Sumardjo (Faklutas Ekologi Manusia – IPB)
3. Ir. Rahman Purwoko (ICHEF – Jakarta)
4. M. Samhudi Tamara (Media DAS)
5. Wahdat Kurdi, STP (Nectar Indonesia)
6. Luki Tukniajaya (Balai Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, TNGHS, Dirjen PHKA, Departemen Kehutanan RI)
7. Toyo Sunaryo (Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, BP DAS Citarum – Ciliwung, Dirjen RLPS, Departemen Kehutanan RI)
8. Cepi Al Hakim, STP (Media DAS)
9. Irwan S. (PT Aneka Tambang Tbk, UBPE Pongkor)
10. Ir. Sanusi (Media DAS)
11. Yasfar Rizal (Kadin Kabupaten Bogor)
12. H. TB. A. Hamid (Kadin Kab Bogor, Tokoh Masyarakat)
13. Edi Sanardi (Perum Perhutani)
14. Solahudin (LSM Gertasi-Gerakan Tani Seluruh Indonesia, Kab Bogor)
15. Indri (LSM Foskip)
16. Ferdi (Universitas Winayamukti)
17. Rully Indrawan (Green Community)
18. Sofyan Andara (Media DAS)
19. Irwanuddin SM, Sag. (Koordinator Kelompok Tani Leuwiliang)

Agenda :
Hari : Selasa
Tanggal : 18 Desember 2007
Jam : 11.00 s.d. 13.30 WIB

Tempat : Ruang Rapat Wakil Bupati Bogor, Komplek Pemda Kab Bogor, Cibinong

Agenda :

  • Pertemuan Multi Pihak dalam Gerakan Penghijauan dan Rehabilitasi Lahan Kritis Serta Pembangunan Kampung Konservasi di Kecamatan Nanggung dan Sukajaya, Kabupaten Bogor,
  • Pembentukan Forum Penyelamatan Daerah Hulu dan DAS (Working Group) serta pembagian peran dan komitmen dalam gerakan ini;
    Fasilitator : Dr. Ir. Adjat Sudradjat, MS (Penasehat Media DAS, Nectar Indonesia)

Hasil Pertemuan :
Semua Peserta sepakat untuk dan mendukung upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka penyelamatan daerah hulu sebagai daerah konservasi, dengan kegiatan yang produktif dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat;

Pusat Kerjasama Lingkungan Indonesia-Korea (ICHEF) mendukung untuk pembentukan Forum Masyarakat Peduli Citarum-Ciliwung dengan gerakan kongkret di lapangan untuk kegiatan penyelamatan DKI Jakarta sebagai Ibukota negara. Perusahaan-perusahaan Korea yang ada di Indonesia akan berkontribusi dalam gerakan tersebut, untuk kegiatan lingkungan yaitu Hutan Tanaman Industri (HTI), Water Treatment, Model Kampung Konservasi harus diwujudkan sebagai model yang sangat baik dalam pelibatan masyarakat dalam melestarikan hutan di daerah hulu dan konservasi;

Masalah daerah hulu yang berhubungan dengan daerah konservasi, khususnya Taman Nasional, yang secara pasti mengalami perubahan fungsi menjadi tempat tinggal masyarakat, perkebunan, perumahan, ladang dll memerlukan penanganan yang serius dan dilakukan secara komprehensif, sehingga perlu melibatkan beberapa pihak dalam menyelesaikan masalah tersebut;

Dari hasil kajian yang ditampilkan oleh Dr. Adjat Sudradjat, MS menunjukan data-data yang sangat mengenaskan tentang kondisi Daerah Aliran Sungai Citarum-Ciliwung;

Kerusakan di Daerah Aliran Sungai tidak hanya tanggung jawab masyarakat atau perusahaan yang ada di hulu saja tetapi menjadi tanggung jawab seluruh steakholder;

Perlu adanya sebuah kelompok yang memberikan penekanan tentang pentingnya penyelamatan daerah aliran sungai dan hulu sebagai presure group terhadap pembuat kebijakan dan pihak yang menikmati manfaat dari DAS;

Mendorong agar terbentuknya Forum Masyarakat Peduli Kali Ciliwung-Citarum dan Daerah Hulu sebagai bentuk kepedulian seluruh lapisan masyarakat terhadap wilayah konservasi dan aliran sungai, untuk sementara diberi nama Ciliwung Society Forum (Cilsofor), sebagai sekretariat adalah media DAS;

Forum yang terbentuk harus diperluas karena seluruh kebijakan baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional sudah sangat mendukung;

Forum ini berfungsi sebagai advokasi dalam gerakan penyelamatan daerah sungai dan hulu dengan melibatkan berbagai pihak, memberikan advise dan pengarahan terhadap pihak-pihak yang memerlukan manfaat dari kali ciliwung;

Menarik pemerintah daerah, di wilayah lain provinsi DKI, Banten dan Jawa barat untuk turut membangun daerah hulu dan daerah konservasi berbasiskan pemberdayaan masyarakat setempat;

Perlu segera di rumuskan secara teknis tata kerja dari forum, diantaranya :
a. Visi dan Misi;
b. Isu menarik sebagai Policy Brief ke calon partisipan;
c. Inventarisasi calon-calon partisipan;
d. Kejelasan program kerja dan manfaatnya;
e. Kelembagaan Pasca Gerhan
f. Publikasi isu-isu menarik tentang DAS;
Akan dilakukan pertemuan lanjutan di fasilitasi oleh WCL (ICHEF) di awal Januari 2008;

Notulen,

Cepi Al Hakim
Diposting oleh saveourjakarta di 21:58 0 komentar

Sumber: http://saveourjakarta.blogspot.com/

2 Komentar »

  1. Just saying hello to you all .. Still a bit confused about the goings on here, but I guess I’ll keep poking around.

    Komentar oleh janiceenberg — Juni 15, 2009 @ 7:28 pm

  2. Gimana kabar Forum Peduli DAS Agam Kuantan. Idi Sekretaris Forum DAS Solo

    Komentar oleh Idi Bantara — Maret 30, 2010 @ 3:26 pm


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Shocking Blue Green Theme. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 164 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: